Alasan PSI Akan Galang Dana untuk Korban Penggusuran di Sunter

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga korban penggusuran marah ketika petugas Satpol PP membongkar sisa bangunan di Jalan Agung Perkasa 8, Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Senin, 18 November 2019. Warga mempertanyakan janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 2017. Kala itu, menurut warga Sunter itu, Anies berjanji tak akan melakukan penggusuran. TEMPO/Lani Diana

    Warga korban penggusuran marah ketika petugas Satpol PP membongkar sisa bangunan di Jalan Agung Perkasa 8, Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Senin, 18 November 2019. Warga mempertanyakan janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 2017. Kala itu, menurut warga Sunter itu, Anies berjanji tak akan melakukan penggusuran. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Foodbank Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berencana menggalang dana untuk korban penggusuran di Jalan Agung Perkasa 8, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Juru bicara Foodbank PSI bidang Lingkungan dan Perkotaan, Mikhail Gorbahev Dom mengatakan dana itu untuk memenuhi kebutuhan air bersih para korban penggusuran di Sunter.

    "Kebutuhan teman-teman di sini malah kayaknya lebih banyak ke sanitasi, air bersih, dan MCK," kata Mikhail saat ditemui di lokasi penggusuran, Senin, 18 November 2019.

    Mikhail menilai banyak korban gusuran adalah anak-anak dan wanita. Melihat kebutuhan mereka, Foodbank PSI bakal menggerakkan influencer untuk menggalang dana.

    Influencer yang dimaksud merupakan anggota PSI, bukan menggandeng dari pihak eksternal. "Kami punya Direktorat Sosial jadi mungkin mereka yang akan turun untuk teman-teman perempuan dan anak," kata Mikhail.

    Foodbank PSI sebelumnya telah terlebih dulu membagikan 100 bungkus makanan kepada korban gusuran di Sunter. Aktivitas ini, kata Mikhail, merupakan gerakan kemanusiaan kepada warga DKI yang membutuhkan. Setelah ini, Foodbank PSI akan membuat laporan ihwal kondisi korban gusuran dan menindaklanjutinya dengan rencana penggalangan dana.

    Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Utara menggusur bangunan milik warga di Jalan Agung Perkasa 8 pada Kamis, 14 November 2019. Ratusan warga disebut masih bertahan di antara puing-puing sisa penggusuran. Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan pihaknya akan melakukan penataan di Jalan Agung Perkasa 8 untuk mengembalikan fungsi saluran dan jalan yang diduduki oleh sejumlah pengusaha barang bekas. Sejak 20 tahun lalu, gudang para pengusaha berdiri dan menutup saluran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.