11 Truk Akan Angkat Puing-puing Penggusuran di Sunter, Volumenya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak beraktivitas di tempat pengungsian sementara saat terjadi penggusuran di Jalan Agung Perkasa 8, Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Senin, 18 November 2019. Penertiban pada Kamis (14/11) lalu itu berujung bentrok karena warga mempertahankan bangunan mereka yang sudah ditinggali sejak puluhan tahun tersebut. ANTARA

    Seorang anak beraktivitas di tempat pengungsian sementara saat terjadi penggusuran di Jalan Agung Perkasa 8, Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara, Senin, 18 November 2019. Penertiban pada Kamis (14/11) lalu itu berujung bentrok karena warga mempertahankan bangunan mereka yang sudah ditinggali sejak puluhan tahun tersebut. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara menyiapkan 11 truk untuk mengangkut puing-puing dari lokasi bekas penggusuran di Sunter, yakni di Jalan Agung Perkasa VIII, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok.

    "Puing ini diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat," kata Kepala Sudin LH Jakarta Utara Slamet Riyadi di Jakarta, Selasa, 19 November 2019.

    Selain 11 truk itu, Pemerintah Kota Jakarta Utara juga mengerahkan satu alat berat untuk mengangkut puing ke dalam truk dan 100 petugas berseragam "oranye" (petugas kebersihan).

    Slamet memperkirakan total volume puing yang diangkut mencapai 220 kubik per hari. Setiap truk hanya mengantar puing ke TPA Bantar Gebang satu kali dalam sehari.

    "Setiap harinya setiap truk mengangkut puing ke TPA Bantar Gebang satu kali. Dilanjutkan keesokan harinya sampai puing di lokasi penataan habis," kata Slamet.

    Pemerintah Kota Jakarta Utara dibantu 1.500 personel gabungan dari Kepolisian, Satpol PP dan PPSU melakukan penertiban bangunan di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kamis 14 November 2019 lalu..

    Camat Tanjung Priok Syamsul Huda menegaskan upaya dilakukan pemerintah bukan penggusuran tetapi penataan dan penertiban bangunan yang tidak sesuai dengan fungsinya.

    "Kita melakukan penataan, bukan penggusuran," Syamsul menegaskan.

    Penataan itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah menormalisasi saluran air sepanjang 400 meter dengan lebar sekitar enam meter.

    Wilayah lokasi penggusuran di Sunter tersebut rawan terjadinya genangan atau banjir saat musim hujan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?