Ajak Anak SD Pakai Sepeda, DKI Gencarkan Sekolah Ramah Bersepeda

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pelajar berangkat sekolah dengan bersepeda di atas jembatan gantung yang menghubungkan desa Suro dan Plempungan, Boyolali, Jawa Tengah (11/3). Meski dilakukan untuk menyingkat jarak dan waktu, melintasi jembatan ini cukup berbahaya karena pijakannya tidak terlalu lebar.  (Agoes Rudianto/Anadolu Agency/Getty Images)

    Seorang pelajar berangkat sekolah dengan bersepeda di atas jembatan gantung yang menghubungkan desa Suro dan Plempungan, Boyolali, Jawa Tengah (11/3). Meski dilakukan untuk menyingkat jarak dan waktu, melintasi jembatan ini cukup berbahaya karena pijakannya tidak terlalu lebar. (Agoes Rudianto/Anadolu Agency/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan Sekolah Ramah Bersepeda di SD Negeri 01 Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, Rabu.

    Dalam kegiatan yang bertujuan untuk membudayakan bersepeda sejak dini itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafri Liputo bersepeda bersama siswa dan guru. Rombongan yang bersepeda sejauh dua kilometer itu juga diikuti oleh Sekretaris Perusahaan MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin dan wakil dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP).

    Syafrin mengatakan kegiatan sekolah ramah bersepeda ini menjadi satu kesatuan dengan program Jakarta ramah bersepeda yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi bersama ITDP dan MRT Jakarta.

    "Tujuan diinisiasinya sekolah ramah bersepeda ini kita ingin menghadirkan sekolah-sekolah di Jakarta khususnya yang dekat dengan simpul transportasi seperti terminal dan halte yang kemudian kita koneksikan," kata Syafrin.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan munculnya budaya bersepeda dari usia dini yakni dari sekolah dasar yang ada di Jakarta. Untuk itu Pemprov DKI Jakarta menyasar sejumlah sekolah dasar yang ada di Jakarta.

    "Jadi bersepeda tidak hanya dimiliki oleh para pekerja dan karyawan tapi juga dimulai sejak dini dari sekolah," kata Syafrin.

    Menurut Syafrin, pemerintah DKI Jakarta telah menyediakan jalur sepeda yang layak disertai fasilitasnya, yang diharapkan tumbuhnya budaya bersepeda di masyarakat.

    Direktur ITDP untuk Asia Tenggara Faela Sufa, mengatakan dipilihnya SD Negeri 01 Gandaria Selatan sebagai lokasi diawalinya kegiatan sekolah ramah bersepeda karena letaknya yang dekat dengan stasiun MRT yakni Stasiun MRT.

    Selain itu, lanjut dia, para siswa di sekolah tersebut juga sudah membiasakan diri bersepeda sejak awal masuk sekolah.

    Faela menambahkan, kegiatan hari ini untuk mengapresiasi siswa di SDN 01 Gandaria Selatan yang sudah membiasakan diri bersepeda sejak dini.

    "Kegiatan ini untuk mengapresiasi mereka yang bersepeda ke sekolah, kita juga membagikan sepeda gratis, dan juga akan ada pelatihan cara memakai sepeda yang benar dan merawatnya, sepeda harus punya rem dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas," kata Faela.

    Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan sekolah ramah bersepeda, terutama bagi Keysha Nea Kauri (12) siswi kelas enam SDN 01 Gandaria Selatan. Sejak kelas tiga SD, Keysha menggunakan sepeda ke sekolah. Baginya bersepeda setiap pagi sudah hal biasa. "Suka aja naik sepeda lebih dekat ke sekola, nggak capek," kata Keysha.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?