Polisi Tetapkan Tersangka Bentrok Ormas PP vs FBR

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi borgol (inloughborough.com)

    Ilustrasi borgol (inloughborough.com)

    TEMPO.CO, Bekasi - Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota telah menetapkan satu orang sebagai tersangka kasus bentrokan antara kelompok massa organisasi masyarakat atau ormas dari Pemuda Pancasila dan Forum Betawi Rempug atau FBR pada akhir pekan lalu.

    "Yang kami tangkap dan ditahan satu orang," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Indarto, Rabu, 20 November 2019.

    Dua kelompok massa antara Pemuda Pancasila dan FBR terlibat bentrokan pada Sabtu dini hari lalu. Pertikaian bermula dari anggota dua kelompok organisasi masyarakat tersebut menikmati hiburan di sebuah kafe sekitar pukul 01.00 WIB.

    Anggota PP, Deni ditampar oleh anggota FBR Dedi. Deni membalas dengan mendorong Dedi sampai jatuh. Dedi lalu mengambil botol bir dari meja lalu dilempar ke kaki Deni. Khawatir keributan meluas, Deni dan enam kawannya pergi dan menuju ke pos PP di Arenjaya, Bekasi Timur.

    Keributan tak berhenti. Massa dari FBR mencari Deni cs. Pos PP di Kayuringin, Bekasi Selatan dirusak, dari Kayuringin mereka menuju ke markas PP di Arenjaya. Deni dikeroyok dan mengalami luka di pinggang.

    Sabtu malam, kelompok massa dari Pemuda Pancasila membalas dengan merusak sejumlah pos FBR di beberapa titik; Durenjaya, Rawapanjang, dan Rawalumbu. Ini membuat FBR marah lalu melakukan sweeping. Satu anggota PP "tertangkap" di Jalan Kartini, Margahayu pada Ahad dini hari lalu dipukuli sampai babak belur.

    "Sebenarnya yang kita amankan beberapa tapi yang cukup alat buktinya satu orang. Tapi, ini sedang dicari lagi, ini sedang berlangsung terus," kata Indarto yang tak hafal identitas tersangka tersebut.

    Ia enggan menyebut kelompok ormas tersangka. Menurut dia, yang bersalah dalam kasus tersebut ditangkap dan dihukum. "Kami tidak melihat dari mana-mana, tapi orang yang bersalah pasti akan kami tindak," ucap Indarto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.