Penggusuran, Ini Janji Anies saat Kampanye dan di Panggung Debat

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur no urut 3, Anies Baswedan menyapa massa saat menggelar kampanye akbar Pilkada dil apangan Banteng, Jakarta, 5 Februari 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Calon Gubernur no urut 3, Anies Baswedan menyapa massa saat menggelar kampanye akbar Pilkada dil apangan Banteng, Jakarta, 5 Februari 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta -Warga korban penggusuran Sunter Agung menyatakan Gubernur DKI Anies Baswedan tidak menepati janji kampanye.  Mereka menyebut janji Anies palsu.

    Perihal Anies Baswedan tidak menepati janjinya, Tempo mengumpulkan ucapan Anies terkait penggusuran pada saat kampanye hingga ke panggung debat, yakni:

    1. Pada saat debat 1 Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies menegaskan akan melakukan peremajaan kota tanpa menggusur.

    "Minggu lalu saya datang ke Bukit Duri. Ikut dalam syukuran karena warga Bukit Duri menang di PTUN menghadapi Pemda DKI Jakarta. Apa yang terjadi di tempat itu? Ketidakadilan dilaksanakan, ketika berhadapan dengan kekuasaan yang kuat, tumpul, tapi ketika berhadapan dengan rakyat yang miskin, lemah, banyak prosedur dilanggar demi kepentingan. Menggeser. Yang kita akan lakukan bukan menghilangkan orang miskin, yang kita ingin lakukan adalah menghilangkan kemiskinan. Terkait dengan ini maka kita akan tegas, kita akan melakukan yang disebut dengan urban renewal, peremajaan kota. Penataan ulang, bukan dikosongkan. Apalagi dikosongkan tanpa mempertimbangkan satu prosedur: rasa keadilan dan memperhatikan mereka sebagai sesama warga Jakarta," katanya pada Jumat, 12 Januari 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.