Ahok Diusulkan jadi Direksi BUMN, Gerindra DKI: Kasih Senyum Saja

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama alias BTP memberikan salam saat mengunjungi kantor DPD PDIP Bali di Denpasar, Bali, Jumat, 8 Februari 2019. Ahok terlihat mengenakan jaket merah berlambang PDIP. Johannes P. Christo

    Basuki Tjahaja Purnama alias BTP memberikan salam saat mengunjungi kantor DPD PDIP Bali di Denpasar, Bali, Jumat, 8 Februari 2019. Ahok terlihat mengenakan jaket merah berlambang PDIP. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik merespon rencana penunjukan mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai menjadi pimpinan di salah satu Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. "Kasih senyum saja," kata Taufik saat dihubungi, Rabu, 20 November 2019.

    Taufik tak bisa melihat penunjukan Ahok sebagai direksi BUMN merupakan langkah yang tepat atau tidak. "Direksi BUMN kan enggak pernah memperhatikan latar belakang cocok enggak cocok, gimana?"

    Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan akan secepatnya menetapkan posisi Ahok atau paling lambat awal Desember 2019. "Segera mungkin, awal Desember," kata Erick Thohir beberapa waktu lalu di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, menanggapi pertanyaan kapan posisi untuk Ahok ditetapkan.

    Koran Tempo edisi Kamis, 14 November 2019, menulis Ahok disinyalir bakal menjadi calon kuat Komisaris Utama Pertamina. Dua sumber Tempo di internal Kementerian BUMN menyatakan bahwa Presien Joko Widodo sendirilah yang meminta Ahok menjabat sebagai bos BUMN. "Permintaan itu dari Presiden, bukan Erick yang mengusulkan ke Istana,” tutur sumber.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.