Soal Reuni PA 212, Anies Baswedan: Izinnya Untuk Maulid Nabi

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunjukan penghargaan dari KIP. Instagram/@aniesbaswedan

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunjukan penghargaan dari KIP. Instagram/@aniesbaswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan telah menerima permohonan penggunaan Monas pada 2 Desember mendatang. Namun menurut dia, izin tersebut terkait dengan perayaan maulid nabi bukan reuni Persatuan Alumni 212.

    "Tanggal 2 Desember terkait maulid akbar," ujar Anies di Balai Kota Jakarta Pusat, Jumat 22 November 2019.

    Anies menyatakan dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah kegiatan maulid tersebut secara prinsip telah disepakati untuk diberikan izin penggunaan tempat di Monas.

    Dia menyebutkan untuk proses izin penggunaan tempat seperti Monas, DKI menerima pengajuan dari masyarakat setelah itu ditinjau terlebih dahulu sebelum diberikan izin.

    Anies enggan menegaskan apakah maulid nabi tersebut merupakan kegiatan Persatuan Alumni 212 atau tidak. "Saya belum lihat surat permohonannya. Tapi secara prinsip dari diskusi itu akan dapet izin. Dari sisi DKI akan memberikan izin dari sisi tempat," ujarnya.

    Sebelumnya Sekretaris Jenderal GNPF Ulama Edy Mulyadi sebagai penggagas reuni 212 menyampaikan seluruh persiapan telah selesai dilakukan. Khususnya masalah perizinan.

    Ia mengklaim sudah mengantongi izin dari kepolisian dan Gubernur DKI Anies Baswedan. Ia pun memastikan acara PA 212 itu akan berjalan aman dan damai, meski 2 Desember 2019 jatuh pada hari Senin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.