Alun-alun Kota Bogor Diminta Bebas dari Pemabuk dan Asap Rokok

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga berolahraga di Taman Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 11 Mei 2019. Taman Sempur yang memiliki lintasan lari dari karet sintetis tersebut menjadi lokasi favorit warga untuk berolahraga dan menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di bulan Ramadhan 1440 H. ANTARA

    Sejumlah warga berolahraga di Taman Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 11 Mei 2019. Taman Sempur yang memiliki lintasan lari dari karet sintetis tersebut menjadi lokasi favorit warga untuk berolahraga dan menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di bulan Ramadhan 1440 H. ANTARA

    TEMPO.CO, Bogor - Anggota Forum Anak Kota Bogor, Khozinatul Umuriyah, berharap Pemerintah Kota Bogor bisa memastikan alun-alun Kota Bogor yang akan dibangun nanti ramah anak. Khozi memintanya karena beberapa taman atau taman lapang di Kota Bogor tak ramah anak.

    "Contoh seperti taman di (lapangan) Sempur, saya masih melihat adanya pemabuk dan geng anak jalanan berkumpul gitu," ucap Khozi saat ditemui, Sabtu 23 November 2019.

    Khozi juga meminta kepada Pemkot Bogor betul-betul mensterilkan area dari asap rokok. Meski sudah ada Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok, sejumlah pengunjung yang datang ke taman atau lapangan di Kota Bogor juga banyak abai. Padahal pada lokasi yang sama banyak anak-anak. 

    Selain menerapkan aturan alun-alun ramah anak dan bebas asap rokok, Khozi juga meminta kepada Pemkot Bogor untuk menyiapkan insfrastruktur area bermain anak. Lalu dia berharap pemerintah juga memfasilitasi area edukasi untuk menunjang kreatifitas anak.

    Dia mencontohkan tempat dan fasilitas melukis, menari, dan lainnya yang sesuai kebutuhan anak-anak pada umumnya. "Jadi kalau yang suka lukis atau menari, mereka punya areanya sendiri," kata Khozi.

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyatakan sangat menghargai masukan yang disampaikan Forum Anak Kota Bogor. Dia mengungkap permintaan itu telah disampaikan saat digelar diskusi terkait rencana pembangunan alun-alun Kota Bogor. 

    "Jadi nanti alun-alun itu untuk area olah raga, rekreasi, dan ada permintaan ramah bagi anak-anak," ucap Dedie Rachim di Balai Kota Bogor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.