Motor Tabrak Pagar Apartemen, Polisi Beberkan Penumpangnya Tewas

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi apartemen. ANTARA/Andika Wahyu

    Ilustrasi apartemen. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta -Kecelakaan tunggal dialami pengemudi sepeda motor saat kendaraannya menabrak pagar apartemen Taman Rasuna, Jakarta Selatan, hingga menyebabkan penumpang kendaraan tewas di lokasi kejadian, Minggu dini hari, 24 November 2019.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan peristiwa kecelakaan terjadi pukul 02.00 WIB Minggu dini hari tadi, tepatnya di Jalan Epicentrum Boulevard Timur, arah Selatan depan Apartemen Tower 6,7,10, Jakarta Selatan.

    "Kecelakaan tunggal melibatkan pengemudi sepeda motor Yamaha R15, korban pengemudi luka-luka, penumpang sepeda motor meninggal dunia," kata Kabid Humas PMJ Kombes Yusri Yunus.

    Kronologi kejadian terjadi saat kendaraan sepeda motor Yamaha R15 yang dikemudikan LAW bersama teman perempuannya melaju dari arah Utara ke Selatan di Jalan Epicentrum Boulevard Timur.

    Sesampainya di lokasi kejadian tepatnya depan Apartemen Taman Rasuna, kondisi jalan menikung dan pengendara tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga terjadi tabrakan.

    "Motor menabrak pagar apartemen," kata Yusri.

    Akibat kecelakaan tersebut kendaraan sepeda motor yang ditumpangi korban mengalami kerusakan parah pada bamper depan ringsek.

    Diduga pengendara sepeda motor melakukan kelalaian saat berkendaraan sebagaimana diatur dalam Pasal 283 Junto Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

    "Korban meninggal dunia seorang perempuan, sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati guna mendapat visum," kata Yusri

    Saat ini kasus kecelakaan tunggal motor menabrak pagar apartemen tersebut ditangani oleh Subdit Gakkum Ditlantas Pola Metro Jaya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.