Jakarta Selatan Serta Polisi Gelar Razia Jalur Sepeda, Lokasinya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Suku Dinas Perhubungan Jaktim beserta Kepolisian menilang pelanggar jalur sepeda di beberapa wilayah Jakarta Timur pada Senin, 25 November 2019. Dok: Sudinhub Jaktim

    Petugas Suku Dinas Perhubungan Jaktim beserta Kepolisian menilang pelanggar jalur sepeda di beberapa wilayah Jakarta Timur pada Senin, 25 November 2019. Dok: Sudinhub Jaktim

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Perhubungan dan Polres Metro Jakarta Selatan melakukan razia jalur sepeda dan parkir liar, Selasa, 26 November 2019.

    Razia ini dipusatkan di jalur sepeda fase dua yang ada di wilayah Jakarta Selatan mulai dari Jalan Fatmawati, Jalan Panglima Polim, Jalan Sisingamangaraja, sampai dengan Jalan Sudirman.

    "Razia menggunakan ada metode patroli patroli statis atau patroli langsung dan patroli mobile," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Budi Setiawan.

    Kegiatan razia jalur sepeda diawali dengan apel bersama petugas gabungan Sudin Perhubungan dan Polres Metro Jakarta Selatan, dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Mentro Kompol Sri Widodo.

    Razia gabungan ini melibatkan 34 personel Sudin Perhubungan dan 11 anggota Polres Metro Jakarta Selatan. Wilayah Jakarta Selatan terdapat jalur sepeda fase dua dengan panjang 23 kilometer jika ditempuh pulang pergi.

    Setelah melakukan apel persiapan personel petugas gabungan bergerak ke persimpangan Jalan TB Simatupang - Jalan RS Fatmawati sisi utara dilanjutkan razia jalur sepeda.

    Tim yang melakukan penindakan patroli statis akan melakukan penindakan di titik yang potensial terjadi pelanggaran seperti simpang Fatmawati - Simpang TL Cipete Selatan kolong MRT Cipete Selatan - Kolong MRT H Nawi - Simpang TL ITC Fatmawati dan Jalan Melawai Raya.

    Tim yang melakukan penindakan patroli langsung melakukan bila ada pelanggar kendaraan bermotor yang melanggar berhenti atau parkir di Jalur Sepeda.

    "Tim patroli mobile melakukan penindakan dengan melakukan patroli rutin dilokasi yang berpotensi terjadinya pelanggar," kata Budi.

    Budi mengatakan dasar hukum pelaksanaan razia ini adalah Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Pasal 287 ayat (1) pelanggaran rambu atau marka diancam pidana kurungan maksimum dua bulan atau denda maksimum Rp 500 ribu

    Budi mengatakan razia jalur sepeda sudah dimulai sejak Senin (25/11) terhitung sejak disahkannya Peraturan Gubernur Nomor 128 Tahun 2019 tentang Jalur Sepeda yang diterbitkan pada Rabu (20/11).

    "Razia hari ini sebagai shock terapi juga supaya masyarakat lebih mengetahui karena dari kemarin banyak yang protes karena belum tahu ada penindakan padahal di media sosial dan sebagainya kita sudah sosialisasikan mulai tanggal 25 penindakan di jalur sepeda," kata Budi lagi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...