Mayat Ditemukan di Kali Cipinang, Diduga Korban Terpeleset

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mayat. AFP/John MacDougall

    Ilustrasi mayat. AFP/John MacDougall

    TEMPO.CO, Jakarta -Tim Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, mengevakuasi sesosok mayat yang ditemukan warga mengapung di Kali Cipinang, Selasa, 26 November 2019. "Korban diketahui bernama Tommy Guciano, 16 tahun. Rumahnya sekitar 20 meter dari sungai," kata Ketua Regu UPK Badan Air Ciracas, Ari Dwinanto, di Jakarta.

    Kronologi penemuan mayat berawal saat Ari beserta empat rekannya sedang bertugas di dekat tempat kejadian perkara. Sekitar pukul 07.00 WIB, Ari menerima informasi dari warga bahwa ada sesosok mayat yang mengapung di sungai, tepatnya di Kali Cipinang RT06 RW02 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas.
     
    Saat tiba di lokasi, kondisi mayat tertelungkup di sisi sungai setelah ditarik oleh warga menggunakan tambang. "Kami pun diminta turun ke sungai sama polisi. Setelah kami balikkan jenazahnya, ternyata banyak warga yang histeris karena mereka kenal dengan jasad ini," katanya.
     
    Ari memastikan tidak ada luka apapun pada tubuh korban, dugaan sementara Tommy tewas akibat terpeleset."Kalau menurut warga sekitar, korban menderita penyakit ayan, kemungkinan terpeleset karena kaget," katanya. Keluarga korban langsung memakamkan Tommy di TPU Cibubur setelah sempat disemayamkan sejenak di rumah duka.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.