DPRD Kritik Pendapatan 2020, Sekda DKI Kutip Pesan Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunjukan penghargaan dari KIP. Instagram/@aniesbaswedan

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menunjukan penghargaan dari KIP. Instagram/@aniesbaswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, mengutip pesan Gubernur Anies Baswedan untuk menjawab kritikan DPRD DKI soal rencana pendapatan 2020 yang turun dari tahun ini. Menurut dia, Anies telah memerintahkan anak buahnya untuk menggenjot pendapatan daerah dengan melakukan inovasi.

    "Pak gubernur berpesan jangan seperti berburu di kebun binatang, karena itu pasti dapat kalau berburu di kebun binatang sudah pasti barangnya," ujar Sekretaris Daerah DKI, Saefulllah di Rapat Badan Anggaran DPRD DKI, Selasa 26 November 2019.

    Saefullah menyatakan, arti dari pesan Anies itu adalah bahwa potensi pendapatan pajak harus diperbanyak bukan hanya penerimaan dari sumber pajak yang sudah pasti.

    Sebelumnya Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edy Marsudi mengkritik rencana pendapatan dalam rancangan APBD DKI Jakarta 2020 yang turun dari tahun ini. Menurut dia, turunnya pendapatan itu karena pihak eksekutif tidak melakukan terobosan.

    "Eksekutif jangan hanya normatif ini saja, harus melakukan terobosan," ujarnya.

    Pemprov DKI Jakarta tahun depan hanya menganggarkan pendapatan sebesar Rp 87 triliun. Terdapat sejumlah potensi pendapatan pajak yang turun seperti penerimaan pajak hiburan dari Rp 1,2 triliun menjadi Rp 1,1 triliun. Lalu pajak hotel dari Rp 2 triliun menjadi Rp 1,9 triliun, pajak parkir Rp 1,3 triliun menjadi Rp 1,1 triliun, pajak bumi bangunan Rp 11,3 triliun menjadi Rp 10,3 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.