Diduga Lakukan Pelecehan ke 3 Anak SD, Pedagang Cilor Ditangkap

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi pelecehan seksual (pixabay.com)

    ilustrasi pelecehan seksual (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pedagang cilor, Yadi Suryadi, 35 tahun diduga melakukan pelecehan seksual kepada tiga siswi SD negeri di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

    Kepala Polsek Cengkareng Komisaris Khori membenarkan informasi tersebut. "Saat ini yang bersangkutan ada di Polsek dan masih kami periksa intensif," ujarnya di Jakarta, Rabu, 27 November 2019.

    Khoiri mengatakan kejadian penangkapan terhadap Yadi terjadi pada Selasa siang, 26 November lalu. Yadi yang berada di lingkungan sekolah menjadi sasaran amukan massa dan orang tua murid.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Polsek Cengkareng, ada tiga siswi yang menjadi korban kekerasan seksual Yadi, yakni AA, 7 tahun, CA (6) dan KA (5).

    Khori mengatakan pelaku yang melihat ketiga korban sedang bermain di area sekolah berusaha mendekati dan mengajaknya bercanda. Bermodus permainan yang ditawarkan oleh pelaku, akhirnya ia berhasil mengajak para korban ke dalam gudang dan terjadilah aksi pelecehan itu.

    Menurut Khoiri, aksi pelaku terungkap setelah korban pelecehan melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada masing-masing orang tua. "Merasa tidak terima dengan perlakuan pelaku, orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cengkareng dan kami langsung mengamankan pelaku," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?