Tanah Amblas di Ciputat, Diduga Karena Hujan Deras

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fenomena

    Fenomena "creeping" atau pergerakan massa tanah di Desa Sila, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah pada Rabu, 6 November 2019.

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Kejadian tanah amblas sedalam kurang lebih 3 meter dengan lebar 4 meter terjadi di lokasi kontrakan 25 pintu Wisma Indah, Jalan Kramat RT 02 RW 10 Kelurahan Rengas Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan.

    "Kejadiannya jam 05.30 WIB. Saya dengar bunyi gemuruh di depan kontrakan saya Pas saya lihat ke depan motor saya sudah jatuh ke dalam tanah yang amblas," kata salah seorang penghuni kontrakan, Abdul Fatah, 40 tahun pada Rabu, 27 November 2019.

    Selain dua motor miliknya, kata Abdul, ada dua motor lagi milik pemilik kontrakan yang jatuh ke dalam lubang. Motor Abdul juga mengalami rusak di bagian kaca speedometer pecah dan badan motor lecet-lecet.

    "Tadi angkat motor saya dibantu sama orang- orang. Motor lainnya juga diangkat bareng-bareng. Kayanya ini karena tanah bagian bawahnya terkikis air. Soalnya kemarin hujan deras," kata Abdul.

    Dengan kejadian ini, Abdul mengaku sementara waktu meminta izin tidak masuk kerja. Tanah amblas itu terjadi di depan empat rumah kontrakan.

    Sementara Sugiono, pekerja yang sedang membetulkan tanah amblas mengatakan sebelum dibangun kontrakan, lahan tersebut berupa kebun kosong dan terdapat pohon pisang. "Di tanah yang amblas ini, di bawahnya memang dipadati dengan puing bangunan. Kemungkinan karena kemarin hujan deras jadi dibawahnya tergerus air dan amblas begini," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.