H-2 Reuni 212, Panitia Tak Tegas Sebut Beroleh Lampu Hijau Polri

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan Alumni massa aksi 212 akan menggelar Shalat Subuh berjamaah sebelum acara reuni 212 di Silang Monas, Jakarta, 2 Desember 2017.  Reuni Alumni 212 nantinya akan menyampaikan petisi, resolusi, atau maklumat dari pandangan umat muslim peserta Kongres Alumni 212. TEMPO/Subekti.

    Ribuan Alumni massa aksi 212 akan menggelar Shalat Subuh berjamaah sebelum acara reuni 212 di Silang Monas, Jakarta, 2 Desember 2017. Reuni Alumni 212 nantinya akan menyampaikan petisi, resolusi, atau maklumat dari pandangan umat muslim peserta Kongres Alumni 212. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta -Panitia Reuni 212 tidak menegaskan apakah sudah atau belum mendapatkan izin keramaian dari Polri.

    Sekretaris Steering Committee Reuni 212, Slamet Ma'arif, hanya mengatakan rekomendasi dari Kepolisian Daerah Metro Jaya sudah diserahkan ke Mabes Polri.

    "Jadi secara kondisional tidak ada masalah, semuanya sudah terpenuhi oleh panitia dan kita juga sudah rapat koordinasi dengan Mabes Polri," ujar Slamet saat konferensi pers di Kantor Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat, 29 November 2019.

    Sebelumnya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, M. Isa Sarnuri berujar masih menunggu izin keramaian dari Polri untuk penyelenggaraan Reuni 212. Panitia disebut masih mengurus izin dari Polri tersebut.

    "Prinsipnya kalau izin keramaian (dari Polri) sudah keluar, baru kita kasihkan izin ke panitia," ujar Isa kepada Tempo pada Kamis, 28 November 2019.

    Dia menjelaskan, alur perizinan pengadaan acara di Monas, Jakarta Pusat dimulai dari permintaan dari penyelenggara. Setelah itu, tim pertimbangan Monas akan memberikan rekomendasi. Selanjutnya, ujar isa, menunggu izin keramaian dari kepolisian.

    Reuni 212 yang ketiga kalinya ini akan diselenggarakan di Monumen Nasional, Jakarta Pusat pada 2 Desember 2019. Acara akan dimulai dengan salat tahajud berjamaah pada pukul 02.30 dan selesai pada pukul 08.30.

    Massa Reuni 212 kali ini akan menyuarakan desakan pemidanaan terhadap Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri karena dianggap telah menistakan agama serta meminta pemulangan Imam Besar FPI Rizieq Sihab dari Arab Saudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.