DKI Optimistis Soal Proyek 14 Ribu Hunian di 2022, Rumah DP Nol?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan Tower A Rumah DP Nol Rupiah Klapa Village, Jakarta Timur, Kamis, 25 Juli 2019. TEMPO/Lani Diana

    Pembangunan Tower A Rumah DP Nol Rupiah Klapa Village, Jakarta Timur, Kamis, 25 Juli 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Dinas Perumahan DKI Jakarta optimistis masih bisa mengejar pembangunan 14 ribu unit hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah hingga 2022. Bagaimana dengan rumah DP Nol?

    Kepala Dinas Perumahan DKI, Kelik Indrianto, mengatakan target 14 ribu unit rumah merupakan program yang tertuang di Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2017-2022, yang akan dibangun menggunakan APBD DKI.

    "Kami masih yakin sesuai target untuk yang 14 ribu unit itu," kata Kelik di Balai Kota DKI, Jumat, 29 November 2019. Saat ini, hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah rumah DP nol rupiah baru terbangun 780 unit.

    Kelik menuturkan total kebutuhan rumah di ibu kota mencapai 250 ribu unit. Namun, yang akan dibangun dengan APBD hanya 14 ribu sesuai dengan janji gubernur DKI Anies Baswedan. Sedangkan, sisanya bakal dibangun dengan kerja sama antara pemerintah dan badan usaha (KPBU) serta pasar.

    Saat ini, kata dia, pemerintah juga mulai menjajaki pembangunan rumah susun di atas pasar yang dikelola PD Pasar Jaya. Pola pembangunan rusun di atas pasar sudah dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, seperti di Rumah Susun Sederhana Sewa Pasar Rumput.

    "Kami sudah mulai membahasnya pola pembangunan seperti itu (rusun di atas pasar)," ujarnya.

    Menurut Kelik, untuk merealisasikan pembangunan rusun di atas pasar, pemerintah membutuhkan waktu untuk melakukan sosialisasi. Sebab, pasar yang dikelola pemerintah saat ini seluruhnya sudah ditempati pedagang.

    Jadi, perlu penjajakan agar mereka mau direlokasi sementara untuk dilakukan pembangunan rusun di atas pasar. "Kami sudah beberapa kali bahas dengan PD Pasar Jaya untuk arah kerja sama itu jadi nanti dimix antara PD Pasar dengan penghunian," ujarnya.

    Selain itu, pemerintah juga terus menargetkan pembangunan rumah susun sederhana sewa di ibu kota. Tahun depan, kata dia, bakal dimulai pembangunan rusunawa yang telah direncanakan sejak tahun ini. "Diperkirakan tahun depan sudah mulai pembangunannya."

    Pemerintah saat ini juga sedang berusaha bekerja sama dengan pengembang swasta untuk mendirikan rumah DP nol rupiah seperti yang sudah terbangun di Nuansa Pondok Kelapa, Jakarta Timur. "Kami masih menjaring ketersediaan dari beberapa sumber, tidak hanya dari APBD atau BUMD," ucapnya.

    Dari 780 unit hunian rumah DP nol di Nuansa Pondok Kelapa, baru 48 unit yang ditempati. Kellik mengatakan sudah ada 100 orang yang dinyatakan sah untuk memiliki hunian tersebut.
    Seluruh unit yang telah ditempati itu berada di Menara Samawa, hunian pertama program pembelian rumah tanpa uang muka yang dicanangkan Anies.

    Menara Samawa diresmikan Gubernur Anies pada 31 Agustus lalu. Program rumah DP Nol rupiah itu menjadi program unggulan saat Anies dan pasangannya, Sandiaga Uno, berkampanye untuk pemilihan Gubernur DKI 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.