Besok Pilkades Serentak di Tangerang, Polisi Kerahkan 785 Anggota

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pilkades serentak. ANTARA

    Ilustrasi pilkades serentak. ANTARA

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan -Menjelang pemilihan kepala desa atau Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang besok, Ahad, 1 Desember 2019, Polres Tangerang Selatan mengerahkan 785 pasukan gabungan untuk melakukan pengamanan.

    "Anggota selalu monitor dan menghimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dan memastikan tidak ada pihak yang melakukan intimidasi atau paksaan kepada masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di Pilkades Serentak," kata Kepala Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Besar Ferdy Irawan, Sabtu, 30 November 2019.

    Menurut Ferdy, pihaknya menjaga proses pemungutan suara Pilkades dengan baik dan aman serta menciptakan kondusifitas kepada masyarakat yang memiliki hak pilih.

    "Puncak kegiatannya besok tanggal 1 Desember berupa pencoblosan di TPS, untuk wilayah hukum Polres Tangsel ada 22 desa dalam 4 Kecamatan yaitu Cisauk, Pagedangan, Legok dan Curug," ujarnya.

    Ferdy memastikan kesiapan personil yang akan mengamankan kegiatan tersebut, setelah apel langsung ditempatkan di lokasi pengamanan masing- masing sesuai surat perintah.

    "Pengamanan berlangsung selama 3 hari yaitu sebelum, saat proses pemungutan dan paska pemungutan, tugas kita memastikan sebelum dan paska pemilihan dapat dkendalikan,"ungkapnya.

    Selain menjaga proses pemungutan suara di tiap TPS, kata Ferdy, ia juga menginstruksikan anggotanya untuk fokus kepada pengamanan surat dan kotak suara sesuai dengan aturan.

    "Setiap personil bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, kita berdoa apa yang kita rencanakan dan siapkan dapat berjalan dengan rencana dan situasi wilayah Tangsel tetap kondusif," demikian Ferdy terkait Pilkades Serentak besok tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.