1 Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Meruya, Ini Kronologinya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi mobil Avanza yang terlibat kecelakaan di tol Jagorawi Km 8, Minggu (8/9). TEMPO/Atmi Pertiwi

    Kondisi mobil Avanza yang terlibat kecelakaan di tol Jagorawi Km 8, Minggu (8/9). TEMPO/Atmi Pertiwi

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu orang meninggal dunia dan satu minibus rusak parah akibat dihantam truk dalam kecelakaan beruntun di KM 11 Tol Meruya arah Pondok Indah, Jakarta Selatan.

    Kecelakaan beruntun tersebut terjadi Sabtu siang pukul 11.45 WIB, dan melibatkan tiga unit kendaraan sekaligus. Yakni dua truk bernomor plat T 9856 DE dan B 9815 TEW serta satu minibus Toyota Avanza bernomor plat B 2437 TZP.

    Kepala Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar di Jakarta, Sabtu, 30 November 2019 mengatakan kronologinya.

    Kecelakaan terjadi ketika salah satu truk berhenti di bahu jalan karena pecah ban. Pada saat yang bersamaan minibus muncul dengan kecepatan tinggi dari bahu jalan.

    "Sesampai di TKP, kendaraan box posisi parkir di bahu jalan sedang membantu temannya gangguan pecah ban, lalu ada minibus yang mendahului dari kiri dan menabrak, setelah itu didorong oleh tronton muatan besi," ujar Fahri.

    Akibatnya, empat orang terluka dan satu orang meninggal dunia.

    Kasatlantas Polres Jakarta Barat Kompol Hari Admoko saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut berada di wilayahnya. "Benar ada di barat, saat ini sedang dilengkapi data-datanya," kata Hari saat dikonfirmasi

    Hingga kini polisi masih mengumpulkan data-data terkait kecelakaan yang terjadi.

    Polisi telah mengevakuasi kendaraan sehingga tidak terjadi antrean panjang di jalan Tol Meruya akibat peristiwa kecelakaan beruntun tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.