Kasus Jaringan Narkoba Aceh-Batam-Jakarta di Tanjung Priok

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap kasus peredaran barang haram jaringan narkoba Aceh-Batam-Jakarta dengan barang bukti sabu sekitar dua kilogram.

    "Pelakunya satu tersangka inisial JS asal Provinsi Aceh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus saat jumpa pers di Polres Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu 30 November 2019.

    Kasus itu terungkap dalam pemeriksaan rutin yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Priok terhadap penumpang kapal yang tiba di pelabuhan.

    Polisi terus mendalami jaringan tersebut karena perlintasan laut antarprovinsi rawan penyelundupan narkotika. Pengakuan tersangka menyebutkan barang ini berasal dari Malaysia.

    "Kita masih terus mendalami serta mencari tahu siapa pemilik narkotika tersebut serta akan diberikan siapa barang haram itu," ujar Yusri.

    Jaringan narkotika Aceh-Batam-Jakarta merupakan satu dari 37 kasus tindak pidana narkotika yang diungkap Polres Tanjung Priok selama kurun waktu September hingga November 2019.

    Selain itu, Kepolisian juga mengungkap jaringan narkotika Jakarta-Bandung yang dikendalikan seorang narapinda melalui Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Bandung.

    "Total 44 tersangka untuk 37 kasus tersebut," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold EP Hutagalung.

    Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2, dengan ancaman pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.

    Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan terus berusaha menghentikan upaya penyelundupan jaringan narkoba antarpulau ini. "Kami memberikan pelayanan dan pengamanan ekstra, baik penumpang yang datang ke Pelabuhan Tanjung Priok maupun yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok," kata Kapolres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.