Terhubung Transjakarta, LRT Jakarta Optimistis 14.000 Penumpang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang memasuki kereta LRT Jakarta saat media forum dan uji coba di Stasiun Veledrom, Jakarta, Senin, 25 Februari 2019. Pada saat uji coba ini pihak LRT menegaskan bahwa mereka masih berfokus mengejar sertifikasi dan perizinan SOP operasional dan perawatan kepada Kementerian Perhubungan. Kereta LRT Jakarta ini ditargetkan akan beroperasi pada Maret 2019 mendatang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah penumpang memasuki kereta LRT Jakarta saat media forum dan uji coba di Stasiun Veledrom, Jakarta, Senin, 25 Februari 2019. Pada saat uji coba ini pihak LRT menegaskan bahwa mereka masih berfokus mengejar sertifikasi dan perizinan SOP operasional dan perawatan kepada Kementerian Perhubungan. Kereta LRT Jakarta ini ditargetkan akan beroperasi pada Maret 2019 mendatang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen PT Light Rail Transit atau LRT Jakarta optimistis mampu mencapai target 14.000 penumpang per hari. 

    "Saat ini target rasional kita berdasarkan evaluasi uji publik sepanjang 11 Juni hingga akhir November 2019 rata-rata 7.000 penumpang," kata Direktur Utama LRT Jakarta, Wijanarko di Stasiun Velodrome, Jakarta Timur, Minggu 1 Desember 2019.

    Wijanarko mengatakan sejak uji coba publik berlaku dengan tarif gratis, antusiasme pengguna kereta LRT mulai tampak. Rata-rata jumlah penumpang yang mengakses LRT berjumlah 7.400 orang per hari di enam stasiun pemberangkatan.
     
    Pada kurun Agustus 2019, kata Wijanarko, tren pengguna LRT sempat mengalami penurunan rata-rata 6.000 penumpang per hari. "Salah satu penyebabnya saat itu adalah peristiwa 'blackout' (pemadaman listrik) pada Agustus 2019," kata General Manager Operasi dan Pelayanan PT LRT Jakarta Aditya Kesuma.
     
    Namun pada kurun September hingga November 2019, jumlah penumpang kembali stabil di angka 7.400 orang per hari.
     
    Aditya optimistis target yang dibebankan Kementerian Perhubungan hingga 14.000 penumpang mulai hari ini bisa terealisasi melalui serangkaian inovasi.

    Inovasi yang sedang didorong adalah kebijakan pemerintah dalam upaya memindahkan pengendara pribadi kepada angkutan umum massal di sejumlah stasiun LRT Jakarta. 

    "Misalnya melalui pemberlakuan ganjil genap di sejumlah jalan umum yang melintasi stasiun pemberangkatan LRT," katanya.

     
    Inovasi lain yang telah diterapkan adalah fasilitas pelayanan penumpang di Stasiun Velodrome yang kini terintegrasi TransJakarta melalui skybridge di Jalan Pemuda. 
     
    "Penumpang yang mengakses layanan integrasi LRT dan TransJakarta ini bisa menempuh waktu perjalanan 50 menit dari Velodrome sampai Kelapa Gading," katanya.
     
    LRT Jakarta dan TransJakarta telah menjadi satu ekosistem transportasi pertama di Indonesia yang mengintegrasikan sistem kerja, fisik layanan, hingga rute perjalanan penumpang.

    "Tarif layanan integrasi ini Rp 8.500 per penumpang untuk sekali tap di stasiun, yaitu Rp5.000 tarif LRT Jakarta dan sisanya TransJakarta. Kalau tarif TransJakarta sebelum jam 06.00 WIB malah Rp2.000 per penumpang," katanya.
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.