Sambut Natal dan Tahun Baru, Polisi Uji Coba Sistem 2-1 di Puncak

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kemacetan masih terjadi di Jalur Puncak pada Minggu, 27 Oktober 2019. Kemacetan tak berhasil diurai menggunakan sistem 2-1 diuji coba hari ini menggantikan buka tutup jalur. TEMPO/M.A MURTADHO

    Kemacetan masih terjadi di Jalur Puncak pada Minggu, 27 Oktober 2019. Kemacetan tak berhasil diurai menggunakan sistem 2-1 diuji coba hari ini menggantikan buka tutup jalur. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Bogor -Menjelang libur natal dan tahun baru di puncak, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor melaksanakan rapat analisa dan evaluasi forum lalu lintas angkutan jalan, serta rapat lintas sektoral keamanan, keselamatan dan ketertiban cara berlalu lintas di wilayah Kabupaten Bogor. Dalam rapat tersebut ada dua poin dibahas, pertama uji coba kembali kanalisasi 2:1 dan kedua, car free night saat menyambut Tahun Baru 2020.

    Pada poin pertama, Kasat Lantas Polres Bogor Ajun Komisaris M. Fadli menyebut ada perbedaan saat uji coba kanalisasi 2:1 yang rencananya digelar Sabtu 7 Desember 2019. Namun di pagi harinya tetap satu jalur dari Jakarta menuju Puncak. Pemberlakuan sistem 2- 1 baru diberlakukan pada pukul 12.00 hingga 16.00 WIB,  yakni 1 lajur naik ke Puncak dan 2 lajur turun ke Jakarta.

    Fadli menyebut alasannya arus kendaraan di Sabtu pagi, lebih banyak yang naik dan menghindari penumpukan kendaraan atau tertahan di Jagorawi. "Itu Sabtu. Minggu tetap seperti jadwal biasa, one way," kata Fadli menjelaskan di sela rapat di Aula Nurul Affandi Mapolres Bogor, Selasa 3 Desember 2019.

    Poin kedua dalam pelaksanaan car free night di jalur Puncak, Fadli mengatakan pelaksanaannya mulai dari Selasa 31 Desember 2019 pukul 18.00, sampai pukul 06.00 WIB Rabu 1 Januari 2020. Penutupan akses pun dilakukan di enam titik yaitu Pos Interchange 1 B, SPBU Patung ayam dari arah Ciawi, RM Cimory, SPBU Ussu, Simpang Taman Safari, dan Gunung Mas.

    Fadli menyebut hal itu dilakukan, karena sebagai upaya pihaknya menghindari penumpukan kendaraan yang akan merayakan tahun baru di Puncak. "Kami akan sosialisasikan secara masif, agar masyarakat lebih mengetahui tentang pelaksanaan kegiatan car free night," kata Fadli.

    Melalui sosialisasi car free night, Fadli berharap dapat membantu sekaligus menghimbau kepada masyarakat yang akan ke Puncak, dapat mengikuti waktu penutupan tersebut. Lalu warga yang akan berlibur di Puncak menggunakan kendaraan roda empat, agar naik sebelum waktu penutupan karena setelahnya tidak ada lagi akses yang diberikan bagi kendaraan roda empat menuju puncak. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait tergabung dalam forum, LLAJ dan juga PHRI,” ujar Fadli menjabarkan.

    Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar M. Joni mengatakan rapat tersebut merupakan program tahunan jajarannya dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Bogor pada akhir tahun, khususnya di Puncak menjelang Natal dan Tahun Baru. Sehingga Joni menyebut perlu melakukan rekayasa-rekayasa arus lalu lintas, dengan harapan bisa bermanfaat bagi semua golongan dan kepentingan. "Semoga melalui info ini, masyarakat bisa merencanakan perjalanan dan liburannya di Puncak," ucap Joni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.