Netizen Keluhkan Jadwal Baru KRL: Penumpukan Penumpang

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang bersiap naik dan turun dari KRL Commuter Line Bogor-Jakarta di Stasiun Besar Bogor, Ahad, 9 Juni 2019. Warga menggunakan moda transportasi kereta api untuk bepergian ke objek wisata di Bogor maupun di kawasan pusat Kota Jakarta. ANTARA/Arif Firmansyah

    Sejumlah penumpang bersiap naik dan turun dari KRL Commuter Line Bogor-Jakarta di Stasiun Besar Bogor, Ahad, 9 Juni 2019. Warga menggunakan moda transportasi kereta api untuk bepergian ke objek wisata di Bogor maupun di kawasan pusat Kota Jakarta. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah warganet mengeluhkan masalah dalam jadwal baru KRL yang berlaku sejak 2 Desember 2019. Keluhan tersebut dapat dilihat di kolom komentar Instagram @commuterline saat mengunggah pengumuman jadwal terbaru pada 27 November 2019.

    Salah satu keluhan datang dari akun @nzrzukarnain. "Gak jelas ini jadwal, katanya penambahan tapi malah numpuk penumpangnya," ujar dia di kolom komentar.

    Pemilik akun Instagram lainnya, @shintabasundari juga mengeluhkan hal serupa. "Jadwal keberangkatan dari Bekasi-Jakarta berubah jadi lebih cepat, tapi kalau keberangkatannya juga delay 10-12 menit ya sama aja gak berubah dong ya," kata dia.

    Menanggapi masalah tersebut, VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba menjelaskan penyebabnya. Menurut dia, ada kebingungan pengguna dengan penerapan jadwal baru.

    "Tadi misalkan biasa dengan jadwal 06.00, bisa digeser sebelum jam 6 atau jam 6 lewat. Per menit penumpang taping kan puluhan-ratusan," ujar dia kepada Tempo, Selasa, 3 Desember 2019.

    Walau begitu, Anne mengakui bahwa perubahan tersebut pasti mengalami banyak kritik dan saran di awal. Pengguna KRL diharapkan dapat mengunduh jadwal terbaru di laman krl.co.id untuk menyesuaikan perjalanan.

    "Semoga dengan bantuan media sosialisasikan, bisa membantu pengguna untuk menyesuaikan keberangkatan dengan jadwal baru," kata dia.

    PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI menambah frekuensi perjalanan di jadwal baru yang berlaku sejak per 1 Desember 2019 lalu. Tambahan itu mengikuti Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) tahun 2019 yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP.1781 Tahun 2019.

    Dalam Gapeka 2019, KCI memprogramkan sebanyak 90 Loop yang berjumlah 1.057 perjalanan KRL per hari. Program itu dilaksanakan secara bertahap. Sedangkan pada Gapeka 2017, hanya ada 81 Loop yang berjumlah 945 perjalanan KRL per hari. Pelaksanaan bertahap Gapeka 2019 itu dimulai dengan program triwulan pertama. Yaitu, KCI baru membuat 86 Loop dengan 960 perjalanan KRL dengan jumlah total sarana KRL yang dioperasikan sebanyak 1.100 unit kereta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.