RAPBD Turun, PDIP Sebut Pemerintah DKI Kurang Percaya Diri

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana rapat paripurna yang sedikit didatangi anggota dewan hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    Suasana rapat paripurna yang sedikit didatangi anggota dewan hari ini di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI menilai Pemerintah DKI kurang percaya diri lantaran menurunkan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD dari Rp 95,9 triliun menjadi Rp 87,9 triliun. Hal tersebut disampaikan oleh anggota Fraksi PDI P Jhonny Simanjuntak dalam rapat paripurna DPRD terkait pemandangan umum fraksi.

    "Memperhatikan perubahan Rancangan APBD tersebut terkesan bahwa eksklusif daerah terlalu pesimistis atau kurang percaya diri," ujar Jhonny di paripurna DPRD DKI, Rabu 4 Desember 2019.

    Jhonny mengatakan meski salah satu alasan pemerintah DKI karena tertundanya dana perimbangan dari pemerintah pusat, masih ada peluang dalam APBD Perubahan nantinya.

    Jhonny menyebutkan dalam RAPBD asumsi tidak tercapainya Pendapatan Anggaran Daerah semula Rp 57,7 triliun menjadi Rp 56,7 triliun sangat kecil jika diperhitungkan dengan pajak daerah.

    Hal ini kata Jhonny juga berkaitan dengan revisi Perda tentang pendapatan pajak daerah seperti BBN-KB, pajak reklame hingga parkir. "Demikian mohon ditanggapi,"ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.