Tanggul Jebol di Pelabuhan Niza Zachman Proyek PUPR

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi Tanggul Laut Muara Baru National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang roboh di Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    Kondisi Tanggul Laut Muara Baru National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang roboh di Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

    TEMPO.CO, Jakarta - Camat Penjaringan, Jakarta Utara Muhammad Andri membenarkan jika proyek tanggul pelabuhan jebol di di sisi timur Pelabuhan Niza Zachman merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR.

    "Proyek Kementerian PUPR," kata Andri dihubungi di Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.

    Andri mengatakan proyek tersebut jauh dari pemukiman warga dan berada dalam kawasan pelabuhan. Rubuhnya proyek itu tidak menyebabkan air tidak meluap ke darat dan area sudah diamankan pelaksana proyek.

    "Ketinggian air dua meter di bawah tanah urukan. Sedang ada pengurukan di sekitar tanggul," ujar.

    Diperkirakan tanggul kurang lebih sepanjang 100 meter dari tanggul beton yang berfungsi menghalau ombak itu roboh ke arah laut. Akibatnya, air laut masuk dan menggenangi urukan tanah yang ada di belakang tanggul tersebut.

    Menurut penuturan warga setempat, tanggul laut National Capital Integrated Coastal Development atau NCICD itu roboh atau tanggul jebol sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa, 3 Desember 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.