Kades Terpilih di Tangerang Diminta Tidak Pesta Kemenangan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pilkades serentak. ANTARA

    Ilustrasi pilkades serentak. ANTARA

    TEMPO.CO, Tangerang - Polsek Cisoka, Tangerang, mengimbau para kepala desa atau kades terpilih dalam Pilkades serentak 2019 tidak melakukan pesta kemenangan. Kegiatan itu dikhawatirkan bisa memicu masalah kamtibmas terutama di Kecamatan Cisoka, Solear dan Jayanti.

    Kapolsek Cisoka AKP Akbar Baskoro meminta kades terpilih tidak merayakan kemenangan secara berlebihan. "Harus dilakukan dengan cara merangkul para calon kades yang kalah dan segenap elemen masyarakat secara bersama membangun desa," ucapnya di Tangerang, Kamis 5 Desember 2019.

    Akbar mengunjungi kediaman Ade Black, kades terpilih Desa Cikuya, Kecamatan Solear. Dia juga mendatangi rumah Misri Rahayu, kades terpilih Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti.

    Dia mengharapkan agar perayaan kemenangan diisi dengan doa bersama maupun pengajian sehingga ada kedamaian.

    Akbar meminta kades dan pendukung tidak hura-hura yang tidak perlu seperti ada acara musik yang dapat memancing masalah dan mengganggu ketenangan warga.

    Ketika menyambangi rumah Misri Rahayu, Akbar menyaksikan perayaan kemenangan dilakukan dengan doa bersama dan syukuran yang dihadiri warga. 

    Polisi juga telah berkoordinasi dengan aparat tiap kecamatan agar suasana kondusif usai kades terpilih diumumkan. Pilkades serentak telah digelar pada 1 Desember 2019 di 153 desa yang tersebar di 29 kecamatan. Polresta Tangerang menurunkan 17 anggotanya di tiap desa untuk menjaga keamanan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?