Aplikasi Satpam Mantap Buatan Polda Metro Jaya Catat Rekor MURI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat acara Peresmian Pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun (KIPNAS) 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu 12 Desember 2018. (KIPNAS) 2018 akan merekomendasi dan mendorong pemerintah untuk dibuatnya undang-undang profesi satpam. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat acara Peresmian Pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun (KIPNAS) 2018 di Istana Negara, Jakarta, Rabu 12 Desember 2018. (KIPNAS) 2018 akan merekomendasi dan mendorong pemerintah untuk dibuatnya undang-undang profesi satpam. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya meluncurkan inovasi di sektor kepolisian masyarakat berupa aplikasi digital bernama Satpam Mantap. Aplikasi pertama di Indonesia ini langsung tercatat dalam buku rekor MURI.

    Peluncuran aplikasi Satpam Mantap ini bersamaan dengan peluncuran pengembangan program Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jendera Idham Aziz, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Adi Pramono, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Adi Pramono mengatakan Polda Metro Jaya menggandeng satuan pengamanan (Satpam) karena mereka adalah pihak pertama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di sejumlah area seperti pertokoan, perkantoran dan tempat umum lainnya.

    "Aplikasi ini untuk mencegah dan deteksi dini kejahatan," kata Gatot di kantornya.

    Aplikasi Satpam Mantap ini dilengkapi sejumlah fitur-fitur seperti fitur rekomendasi, fitur pendaftaran Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), pendaftaran pelatihan Satpam secara daring dan tombol panik serta fitur informasi.

    "Kalau ada informasi kejadian dari Satpam, anggota kita bisa langsung datang," kata Gatot.

    Melalui aplikasi ini, lanjut dia, nantinya seluruh satpam di Indonesia akan terdata baik sudah terdaftar maupun sudah terlatih dilengkapi dengan sertifikasinya.

    Polda Metro Jaya mengembangkan sejumlah inovasi pelayanan publik berkaitan dengan kepolisian dalam rangka menyongsong revolusi industri 4.0.

    Inovasi tersebut untuk menjawab tuntutan dari masyarakat agar kinerja kepolisian lebih transparan, akuntabel, cepat dan memberikan layanan terbaiknya bidang kepolisian.

    Aplikasi Satpam Mantap ini pun diganjar penghargaan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai aplikasi digital pertama dalam pelayanan publik di kepolisian.

    Penghargaan rekor MURI ini diserahkan langsung oleh Pendiri MURI Jaya Suprana kepada Kapolri dan juga Kapolda Metro Jaya.

    MURI mengklaim aplikasi Satpam Mantap ini juga menjadi yang pertama dunia karena kepolisian seperti di Amerika Serikat dan Inggris juga belum memiliki aplikasi yang dimiliki oleh Polda Metro Jaya. "Jadi aplikasi satpam ini bukan rekor Indonesia tapi ini rekor dunia, karena kami sudah coba tanyakan ke kepolisian di Amerika Serikat, London, mereka belum punya aplikasi seperti ini," kata Jaya Suprana, pendiri MURI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.