Sepekan, Ribuan Pelanggan PDAM Bogor akan Terganggu Pasokan Air

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kran air. Sumber: Pixabay/asiaone.com

    Ilustrasi kran air. Sumber: Pixabay/asiaone.com

    TEMPO.CO, Bogor -Ribuan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di dua Zona, selama satu pekan ke depan musti bersiap-siap dan antisipasi tidak memiliki air alias kekeringan. Pasalnya mulai pukul 13.00, Jumat ini sampai Jumat 13 Desember 2019, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor akan melaksanakan pekerjaan pemasangan pompa transfer dari bak kontak basin ke reservoir 9000m3 di Instalasi Pengolahan Air atau IPA Cipaku.

    "Air tetap mengalir, tapi pelayanannya terganggu," kata Rino Indira selaku Direktur Umum PDAM Kota Bogor, Kamis 5 Desember 2019.

    Rino mengatakan wilayah yang terganggu pelayanan PDAM di dua Zona, yakni Zona 3 meliputi Situ Gede, Balumbang Jaya, Marga Jaya, Menteng, Cilendek Timur, Pasir Jaya, Sindang Barang, Gunung Batu, Bubulak, Loji, Pasir Kuda, Pasir Mulya, Empang, Bondongan, Cikaret, Mulyaharja, Lawang Gintung, Batutulis, Sukasari, Babakan Pasar, Paledang, Gudang, Kebon Kelapa, Panaragan, Pabaton dan Ciwaringin. "Itu meliputi wilayah selatan, barat dan tengah Kota Bogor," ujar Rino menjelaskan.

    Zona kedua yang akan terdampak gangguan pelayanannya yaitu zona 4 meliputi wilayah Kecamatan Utara dan Kecamatan Tanah Sareal diantaranya kelurahan Tanah Sareal, Cibadak, Kedung Badak, Sukadamai, Kedung Waringin, Kedung Jaya, Kebon Pedes, Mekarwangi, Kayu Manis, Kencana, Sukaresmi, Bantarjati, Ciluar, Cibuluh, Cimahpar, Tanah Baru, Tegal Gundil, Kedung Halang, Ciparigi, Cilendek Barat, Semplak, Curug, Curug Mekar, Babakan, Sempur dan Cibogor.

    Rino mengatakan semua wilayah tersebut akan terdampak pemasangan pompa transfer,  karena saat pemasangan pompa ada potensi aliran air akan dimatikan selama lima jam yaitu dari pukul 13.00 sampai pukul 18.00. Sehingga Rino menghimbau kepada warga masyarakat pelanggan PDAM, agar mempersiapkan diri melakukan langkah-langkah antisipasi tidak adanya air untuk keperluan di rumah. "Kami pun sudah mensosialiasikannya," kata Rino sambil mengatakan bagi pelanggan yang membutuhkan pasokan air bersih melalui tangki, bisa menghubungi call center PDAM.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.