Pagi Hari Menjelang Sistem 2 - 1, Jalur Puncak Sudah Macet

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpukan kendaraan terjadi di simpang Gadog, Bogor. Cuaca pun terlihat mendung tebal, Sabtu 7 Desember 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    Penumpukan kendaraan terjadi di simpang Gadog, Bogor. Cuaca pun terlihat mendung tebal, Sabtu 7 Desember 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Bogor - Meski hari masih pagi antrean kendaraan dari arah Jakarta menuju puncak, sudah mengular dari pintu tol Jagorawi hingga Gadog. Selang beberapa saat Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Bogor, memberlakukan sistem satu jalur.

    Kepala Satlantas Polres Bogor Ajun Komisaris M. Fadli mengatakan setelah diberlakukan sistem satu arah, perlahan situasi sudah mulai kondusif dan kemacetan pun terurai. "Tadi ekornya 200 meter pintu tol, kini aman dan Ciawi sudah bersih," ucap Fadli di temui di pos TMC Gadog, Bogor, Sabtu 7 Desember 2019.

    Fadli mengatakan tujuan mengkombinasikan sistem satu arah dan kanalisasi 2 - 1, untuk menghindari penumpukan akibat kepadatan kendaraan yang menuju dari Jakarta ke Puncak dan sebaliknya. Fadli menyebut pagi ini diberlakukan pertama sistem satu arah, lalu siang pukul 12.00 WIB, akan dilakukan kembali uji coba 2 - 1. "Jadi tidak mungkin kita langsung 2 - 1 kan, tapi kita harus lakukan rekayasa one way utuk mengurai," ucap Fadli.

    Pemberlakuan kanalisasi 2-1 Fadli mengatakan menyiapkan seribu traffic cone, yang dipasang sepanjang jalur mulai dari simpang Gadog sampai Simpang Taman Safari. Selain itu petugas gabungan juga disiapkan sebanyak 200 personil, membantu mengamankan dan mengkoordinir rekayasa-rekayasa lalu lintas. "Tadi pagi kami sudah rapat dengan BPTJ, Dishub, Pol-PP dan di back up Pramuka juga dan masing-masing personil sudah berbuat," kata Fadli.

    Fadli mengatakan penerapan sistem 2 - 1 bukan menjadi keputusan final, karena arus lalu lintas di Puncak memiliki banyak agenda hari besar, seperti libur panjang, Natal, Tahun baru dan Lebaran. Sehingga penerapan sistem 2-1 atau one way tetap di berlakukan dengan menyesuaikan keadaan arus lalu lintas. "Bukan harga mati. Jadi sistem 2-1 ini akan diterapkan di weekend biasa saja," ucap Fadli mengakhiri wawancara.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.