Hingga Kini 16 Kelurahan DKI Belum Punya Puskesmas, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Puskesmas Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu 24 Agustus 2019. Puskesmas Kamal Muara mendapat sorotan setelah terjadi pemberian obat kedaluwarsa oleh bidan kepada pasien ibu hamil. TEMPO/MUH HALWI

    Gedung Puskesmas Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu 24 Agustus 2019. Puskesmas Kamal Muara mendapat sorotan setelah terjadi pemberian obat kedaluwarsa oleh bidan kepada pasien ibu hamil. TEMPO/MUH HALWI

    TEMPO.CO, Jakarta -Dinas Kesehatan DKI menyebutkan hingga saat ini masih ada 16 kelurahan di DKI Jakarta belum memiliki Puskesmas.

    "Kelurahan yang belum ada Puskesmas 16 kelurahan," ujar Kepada Dinas Kesehatan DKI Widyastuti dalam rapat Komisi E, Ahad 7 Desember 2019.

    Widyastuti menyebutkan 16 kelurahan tersebut menyebar di beberapa titik daerah, seperti Kebun Kacang, Cikini, Godangdia, Cimpedak. Menurut dia hal belum adanya kelurahan tersebut karena kesulitan lahan.

    Widyastuti memisalkan di Cempedak ada lahan namun tidak cukup untuk membangung Puskemas sehingga, dinas hanya bisa membangun pos kesehatan.

    "Tanahnya susah, misalkan ada tapi lahannya tidak bisa untuk dibangun puskesemas tidak ada parkir dan sebagainya," ujarnya.

    Widyastuti mengatakan untuk kelurahan yang belum ada Puskemas, dinas telah menyediakan pos kesehatan keliling yang dilengkapi dengan tim medis.

    Sebelumnya anggota Komisi E DPRD mempertanyakan jumlah Puskemas di kelurahan. "Sekarang kelurahan Di Jakarta yang belum ada Puskemas bearapa," ujar ketua komisi E Imam Satria dalam rapat anggaran Dinas Kesehatan.

    Imam menyampaikan bahwa masih ada warga DKI mengeluhkan belum adanya Puskesmas di beberpa kelurahan. Pada hal kata Imam, Puskemas merupakan wadah kesehatan paling dekat dan peratam bagi masyarakat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?