Ular Kobra Juga Ada di Kota Depok, Sembunyi di CPU Komputer

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Evakuasi terhadap seekor anak ular kobra dari dalam CPU komputer di Kalimulya, Kota Depok, Senin 9 Desember 2019. Foto Dok Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok

    Evakuasi terhadap seekor anak ular kobra dari dalam CPU komputer di Kalimulya, Kota Depok, Senin 9 Desember 2019. Foto Dok Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok

    TEMPO.CO, Depok – Heboh penemuan ular kobra meluas ke Kota Depok, Senin 9 Desember 2019. Gara-garanya, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setempat mengevakuasi seekor ular jenis itu dari sebuah rumah tinggal di Jalan Raya Kalimulya, Cilodong. 

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana, mengatakan mendapat laporan adanya ular berbisa itu dari seorang warga sekitar pukul 09.21 WIB. Dia lalu mengerahkan lima anak buahnya turun ke lokasi, tepatnya ke RT 04 RW 03 Kelurahan Kalimulya. 

    “Ular itu bersembunyi dalam CPU komputer,” kata Gandara, Senin 9 Desember 2019.

    Gandara menuturkan bahwa petugas melakukan evakuasi dengan sangat teliti. Mereka melakukannya dengan terlabih dulu membawa CPU ke kebun kosong jauh dari pemukiman. Gandara belum bisa memastikan asal ular kobra dengan panjang kurang lebih 30 sentimeter tersebut.

    Evakuasi terhadap seekor anak ular kobra dari dalam CPU komputer di Kalimulya, Kota Depok, Senin 9 Desember 2019. Foto Dok Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok

    “Tim tiba di TKP sekitar pukul 09.30 dan ular sudah berhasil di evakuasi hingga kondisi aman sekitar pukul 11.40,” kata Gandara.

    Ular anakan itu serupa dengan yang beberapa hari ini membuat masyarakat perumahan Royal Citayam Residence di Bojong Gede, Kabupaten Bogor, tercekam. Hingga hari ini sudah 31 ekor anak ular kobra dievakuasi dari lingkungan perumahan yang dikelilingi kebun-kebun tak terurus itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.