Ada Anggota Rangkap Jabatan, Anggaran TGUPP Rp 19,8 Miliar Disoal

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. Dalam konferensi pers tersebut, ia menyampaikan hasil kerja selama 2 tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. Dalam konferensi pers tersebut, ia menyampaikan hasil kerja selama 2 tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) kembali menjadi sorotan di DPRD DKI. Kali ini tim bentukan Gubernur Anies Baswedan itu dipermasalahkan dalam rapat Badan Anggaran membahas RAPBD 2020, Senin 9 Desember 2019.

    Sorotan terbaru datang dari masalah rangkap jabatan, dan karenanya gaji dobel, satu anggota TGUPP Ahmad Hariadi. Ketua Badan Anggaran DPRD DKI Prasetio Edi lalu menyentil perihal alokasi anggaran untuk tim pembantu Gubernur Anies Baswedan tersebut.

    Dia menyuplik anggaran untuk TGUPP tahun depan yang dialokasikan sebesar Rp 19,8 miliar. "Saya usulkan pakai dana operasional gubernur saja," ujarnya.

    Prasetio membandingkan tim itu dengan yang pernah ada di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Politikus PDIP itu menyatakan bahwa pada masa Ahok, TGUPP dibiayai menggunakan dana operasional gubernur, bukan dari APBD DKI.

    Selain itu, Prasetio menambahkan, DPRD juga kerap mendapat laporan terkait kewenangan TGUPP yang melebihi Satuan Kerja Perangkat Daerah, sehingga ada kegaduhan. Hal itu, menurut dia, berujung kepada minimnya terobosan ditingkat SKPD.

    Prasetio tak ketinggalan mempertanyakan soal rangkap jabatan Ahmad Hariadi di Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah dan di TGUPP. "Saya minta Pak Sekda pertanggungjawaban TGUPP ini seperti apa," ujarnya menunjuk Sekretaris Daerah DKI Saefullah yang hadir dalam rapat itu. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.