Pria Tewas Kesetrum Saat Bongkar Kandang Ayam di Cikarang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Bekasi - Seorang pria bernama Eman Bin Emu, 35, tewas kesetrum dengan kondisi mengenaskan ketika hendak membongkar kandang ayam di Kabupaten Bekasi, Senin petang. Seluruh tubuh Eman gosong akibat sengatan listrik.  

    "Korban tewas tersengat listrik dari aliran listrik kandang ayam," kata Kapolsek Tarumajaya, AKP Yudho, Selasa 10 Desember 2019.

    Peristiwa itu terjadi di Kampung Sungai Niri, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

    Yudho mengatakan saat ini jasad korban sudah dikebumikan. Pihak keluarga korban minta kasus ini tidak dilanjutkan.

    Sebelum kejadian, korban bersama dua pekerja lain bernama Warsih (44) dan Dasir (35) sedang melakukan pekerjaan membongkar kandang ayam yang terbuat dari kerangka baja ringan milik Naim. "Korban melakukan pengecekan ke batang baja untuk memastikan tidak ada aliran listrik, korban memeluk baja itu," katanya.

    Korban yang merupakan warga asal Kampung Cabang Gelam RT 002/007, Desa Samudrajaya, Kecamatan Tarumajaya itu diduga kesetrum karena tak dilengkapi dengan pelindung diri saat melakukan pengecekan.

    Tak berselang lama saat memeluk batang baja, korban kejang-kejang. Akhirnya saksi satu dan dua berupaya menolong dengan menyingkirkan tubuh korban dari batang baja menggunakan bambu. Setelah berhasil dievakuasi kedua rekannya mencoba memberikan pertolongan pertama.

    Kedua saksi mencoba menekan dada korban namun tidak berhasil mengembalikan denyut jantung korban. Akhirnya korban kesetrum itu dilarikan ke Rumah Sakit Tarumajaya.  "Di rumah sakit dokter menyatakan jika korban sudah tewas. Posisinya juga saat itu kaku karena tegangan listrik. Sementara pihak keluarga menolak jasad korban untuk diautopsi," kata Yudho.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?