Gempa Goyang Bekasi, Didahului Bunyi Dentuman?

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. shutterstock.com

    Ilustrasi gempa. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Bekasi - Gempa yang menggoyang wilayah Kabupaten Bekasi bersumber dari kedalaman empat kilometer di bawah Desa Ridogalih dan Desa Ridomanah. Gempa disebut tergolong dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

    Gempa yang terukur berkekuatan 3,2 dalam skala Magnitudo tersebut dirasakan di wilayah Cikarang dan di Cibarusah dengan skala intensitas II - III MMI. Goyangan gempa dirasa selama hitungan detik.

    "Tidak ada kerusakan bangunan maupun korban luka. Warga yang merasakannya hanya merasa seperti terpental," kata Kepala Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Bekasi, Budi Sutrisno, Selasa 10 Desember 2019.

    Berdasarkan keterangan dari BMKG, gempa terjadi pada Pukul 12.54 WIB. Sumber gempa tepatnya berada di 22 kilometer barat daya dari pusat Kabupaten Bekasi.

    Kabar gempa di Bekasi yang diunggah BMKG lewat akunnya di Twitter mengundang komentar dan perbincangan dari sejumlah netizen. Sebagian mengaku bisa merasakan goyangan gempa itu. Tapi mereka juga mempertanyakan ada bunyi dentuman sebelumnya.

    "Dibarengin sama dentuman tadi kenceng bat bunyinya," tulis pemilik akun @egihhhhrdnnn. Beberapa menuliskan yang sama. "Min, klarifikasi prihal dentuman sebelum gempa dong, itu apa yah ? Warga dengernya keras banget katanya," kata akun @fahminii.

    Hingga artikel ini dibuat, belum ada tanggapan BMKG atas pertanyaan soal bunyi dentuman yang mendahului gempa tersebut.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.