Pimpinan Garuda Dituding Germo, Polisi Telusuri Pemilik Akun

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi karangan bunga ucapan terima kasih hingga dukungan kepada Menteri BUMN di halaman Kementerian BUMN Jakarta, Jumat 6 Desember 2019. Karangan bunga terima kasih dan dukungan tersebut dikirim ke kantor Kementerian BUMN menyusul pemecatan Direktur Utama Garuda Indonesia Ary Ashkara oleh Menteri BUMN. Tempo/Tony Hartawan

    Warga melintasi karangan bunga ucapan terima kasih hingga dukungan kepada Menteri BUMN di halaman Kementerian BUMN Jakarta, Jumat 6 Desember 2019. Karangan bunga terima kasih dan dukungan tersebut dikirim ke kantor Kementerian BUMN menyusul pemecatan Direktur Utama Garuda Indonesia Ary Ashkara oleh Menteri BUMN. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Tangerang - Polres Bandara Soekarno-Hatta tengah menelusuri siapa pemilik akun Twitter @digeeembok yang meyebut seorang pimpinan Garuda Indonesia sebagai germo.   

    Vice President Awak Kabin PT Garuda Indonesia Roni Eka Mirsa melaporkan akun itu dengan dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya. Dalam cuitannya, akun itu menyebut Roni sebagai germo jahat.

    "Penyelidikan sedang berjalan," ujar Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Ajun Komisaris Besar Adi Ferdian Saputra, Kamis 12 Desember 2019.

    Adi mengatakan saat ini penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi dan pelapor. Menurut dia, pada tahap ini penyidik akan menentukan apakah hasil penyelidikan dari kasus ini memenuhi unsur pidana atau bukan. "Bisa dilanjutkan atau tidak," katanya.

    Penyidik berusaha mengungkap terlapor akun @geeembok. "Karena dalam kasus ini akun yang dilaporkan. Ini milik siapa sedang dilakukan penyelidikan."

    Sebelumnya, pemilik akun @digeeembok membuat sebuah utas yang di dalamnya menyebut-nyebut nama Roni pada 6 Desember 2016 lalu. Nama Roni ada di dalam poin ke-27 dari utas yang awalnya dibuat dengan mengomentari link berita Tempo.co berjudul 'Harley Davidson Ilegal, Garuda Siap Bayar Pajak Rp 50 Juta'.

    Si pemilik akun Twitter itu mengatakan bahwa 'Germo Jahat' tersebut yang memperlakukan pramugari sebagai 'pelacur'. Teman-teman dekatnya atau para pilot senior, ujar @digeeembok juga memanggil 'Germo Jahat' itu dengan panggilan 'provider'. Si pemilik akun juga mention ke Twitter Menteri BUMN, Erick Thohir dalam cuitannya dengan tujuan memperlihatkan ulah para pimpinan Garuda Indonesia.

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.