Tim Cyber Ikut Telusuri Pemilik Akun Tuding Petinggi Garuda Germo

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kehadiran pesawat baru Garuda Indonesia seri A330-900 Neo ikut disambut barisan mobil mewah dan motor gede di hanggar GMF, Bandara Soekarno-Hatta pada akhir November 2019. Sumber: Istimewa

    Kehadiran pesawat baru Garuda Indonesia seri A330-900 Neo ikut disambut barisan mobil mewah dan motor gede di hanggar GMF, Bandara Soekarno-Hatta pada akhir November 2019. Sumber: Istimewa

    TEMPO.CO, Tangerang - Kepolisian Resor Bandara Soekarno Hatta kini tengah mengungkap siapa orang di balik akun @digeeembok, terlapor dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Vice President Awak Kabin PT Garuda Indonesia, Roni Eka Mirsa.

    Untuk mengungkap pemilik akun @geembok, Kepala Polres Bandara Soekarno Hatta Ajun Komisaris Besar Adi Ferdian Saputra mengatakan melibatkan tim cyber crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. "Mudah mudahan ini bisa mengungkap siapa di balik akun ini," ujarnya, Kamis, 12 Desember 2019.

    Adi Ferdian mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan tim IT Polda Metro Jaya itu untuk mengungkap jaringan elektronik akun @digeembok itu.

    Penyidik Polres Bandara Soekarno-Hatta, kata Adi, saat ini masih terus menyelidiki kasus ini dengan memeriksa saksi dan pelapor. Polisi telah memintai keterangan Roni pada Jumat, 6 Desember lalu yang dilanjutkan dengan pemeriksaan dua saksi. "Saksi adalah orang yang pertama kali melihat postingan dan yang memberitahukan adanya akun tersebut," kata dia.

    Hanya saja Adi tidak membeberkan detail identitas saksi itu. Namun dia memastikan jika dua saksi itu adalah karyawan Garuda Indonesia.

    Polisi, kata Adi, menggunakan pasal 28 Undang undang ITE juncto pasal 310 dan 311 dalam menangani kasus ini.

    Pemilik akun @digeeembok sebelumnya membuat sebuah utas yang didalamnya menyebut-nyebut nama Roni pada 6 Desember lalu. Nama Roni ada di dalam poin ke-27 dari utas yang awalnya dibuat dengan mengomentari link berita Tempo.co berjudul 'Harley Davidson Ilegal, Garuda Siap Bayar Pajak Rp 50 Juta'.

    Si pemilik akun mengatakan bahwa 'Germo Jahat' itu yang memperlakukan pramugari sebagai 'pelacur'. Teman-teman dekatnya atau para pilot senior, ujar @digeeembok juga memanggil 'Germo Jahat' itu dengan panggilan 'provider'. Si pemilik akun juga mention ke Twitter Menteri BUMN, Erick Thohir dalam cuitannya dengan tujuan memperlihatkan ulah para pimpinan Garuda Indonesia yang dituduhnya. '27. Germo Jahat bernama: Roni Eka Mirsa. Mau tahu tampangnya? Nih tampangnya... Mau tau kasusnya apalagi? (selain germo jahat tentunya) Coba jawab yah kalo mau tahu kasus "Provider" "Germo Jahat" Roni Eka Mirsa," tulis pemilik akun @digeeembok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.