DWP 2019, DKI Kerahkan Tim Gabungan Polri dan TNI

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hari kedua di area Garuda Land, Panggung utama Djakarta Warehouse Project 2017 masih terlihat lengang hingga pukul 19.30 WIB

    Hari kedua di area Garuda Land, Panggung utama Djakarta Warehouse Project 2017 masih terlihat lengang hingga pukul 19.30 WIB

    TEMPO.CO, Jakarta- Pemerintah DKI Jakarta akan mengerahkan pengamanan gabungan dalam acara Djakarta Warehouse Project atau DWP yang akan dimulai Jumat malam.

    "Kepolisian akan memberikan pengamanan  baik sebelum dan sesudah kegiatan itu," uja Sekretaris Daerah DKI Saefullah di Balai Kota, Jumat 13 Desember 2019.

    Seafullah mengatakan Satpol PP, Damkar hingga tim kesehatan juga akan diturunkan untuk mengamankan kegiatan tersebut. Hal ini lanjut dia bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kepada masyarakat lain.

    Saefullah berujar bahwa Dinas Pariwisata dan Budaya tidak bisa menolak izin kegiatan apa pun selama memenuhi persyaratan dan peraturan berlaku. "Sepanjang memenuhi persyaratan dinas tidak bisa menolak," ujarnya.

    Dalam kesempatan yang sama Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Harry Kurniawan menyebutkan kepolisian akan mengerahkan 597 personil saat kegiatan DWP. "Sekarang kita siapkan tim gabungan personil TNI dan Polri ada 597 personil," ujarnya.

    Harry menyebutkan bahwa pengamanan tersebut sebagai backup karena kegiatan tersebut sudah mendapatkan izin.

    Plt Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Alberto Ali, mengatakan pihak penyelenggara DWP telah menyatakan komitmen secara tertulis untuk ddalam pelaksanaannya DWP menaati semua aturan khususnya terkait soal larangan narkorba, dan perilaku yang tidak sesuai dengan norma budaya yang ada. 

    "Dinas Pariwisata dan kebudayaan telah memanggil  penyelenggara DWP dan mereka sudah memberikan komitmen tertulis yang menyatakan bahwa taat melaksanakan ketentuan," ujarnya.

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?