Isu SMAN 31 Jadi Sekolah Syariah, Ini Kata Wakil Kepala Sekolah

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SMAN 31 Jakarta. kemdikbud.go.id

    SMAN 31 Jakarta. kemdikbud.go.id

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Kepala SMA Negeri 31 Bidang Kurikulum,Cipto Rojo, mengatakan sekolah negeri yang dikelola pemerintah tidak mengenal dengan istilah sekolah syariah.

    Menurut Cipto, konsep sekolah syariah pun tidak mungkin bisa direalisasikan di sekolah negeri seperti SMAN 31 yang diterpa isu tersebut.

    "Jadi tidak mungkin sekolah bisa jadi syariah seperti pesantren. Kalau SMA negeri jadi sekolah syariah nanti siswa dan siswinya dipisah. Ini bukan pesantren," kata Cipto saat ditemui di kantornya, Jumat, 13 Desember 2019.

    Cipto menuturkan telah mendengan isu SMAN 31 bakal menjadi sekolah syariah sejak dua bulan lalu. Bahkan, sekolahnya hingga didatangi lembaga swadaya masyarakat yang mau mencari tahu isu tersebut. "Silahkan investigasi saja. Ada tidak sekolah syariah."

    Kata Cipto, SMAN 31 masih sama seperti sekolah pada umumnya. Hanya saja, kata dia, sejak setahun lalu SMAN 31 memulai program Tahfiz Qulran bagi siswa beragama Islam dan Pendalaman Alkitab bagi siswa Nasrani.

    Menurut Cipto, program ini yang akhirnya diisukan bahwa SMAN 31 bakal dijadikan sekolah syariah.

    "Padahal tidak benar. Kalau mau yang berbasis agama kami harus punya pelajaran khusus yang berdiri sendiri. Di sekolah kami tidak ada, masih umum semuanya," demikian Cipto memberikan klarifikasi atas isu liar yang kadung berkembang itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.