BNN Pergoki Narkoba, DKI Ancam Cabut Izin Diskotek Colosseum

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menyatakan bakal mengkaji nasib diskotek Colosseum Club 1001 setelah BNN menemukan penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam itu.

    BNN DKI merekomendasikan penutupan Colosseum setelah temuan penyalahgunaan narkoba pengunjung diskotek Colosseum pada September lalu.

    "Kami mau rapat koordinasi dulu dengan BNNP. Rekomendasinya seperti apa dari BNNP itu," kata Sekretaris Daerah Provinsi DKI, Saefullah, saat menggelar jump pers di Balai Kota DKI, Senin, 16 Desember 2019.

    Pemerintah, kata dia, bakal mengkaji pelanggaran yang dilakukan Colosseum. Jika ditemukan pelanggaran maka pemerintah bisa memberi sanksi mulai dari teguran hingga penutupan atau pencabutan izin. "Nanti kami tunggu evaluasi bersama Disparbud dan BNNP dalam waktu tidak terlalu lama."

    Mengacu pasal Pasal 54 Ayat (1) Peraturan Gubernur DKI Nomor 18 Tahun 2018, dinyatakan bahwa setiap manajemen perusahaan pariwisata yang terbukti melakukan pembiaran terjadinya peredaran, penjualan dan pemakaian narkotika dan/atau zat psikotropika lainnya di lokasi tempat usaha pariwisata dalam 1 (satu) manajemen dilakukan pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) secara langsung.

    Saefullah mengatakan pemerintah malam ini langsung mengadakan rapat membahas Coloseum dan tim yang memberikan penghargaan Adikarya Wisata kepada tempat hiburan malam itu. Diskotek Colosseum, kata dia, awalnya dinilai oleh tim penyeleksi dari Disparbud layak mendapatkan penghargaan Nominasi Hiburan & Rekreasi - Klab Malam & Diskotek, karena dianggap telah memenuhi persyaratan.

    Namun, pemerintah memutuskan untuk mencabut penghargaan kepada Colosseum karena mempertimbangkan rekomendasi BNN DKI. BNN DKI menemukan adanya penyalahgunaan narkoba oleh pengunjung diskotek Colosseum pada 7 September lalu dan menyampaikan temuannya itu ke Disparbud pada 10 Oktober lalu.

    "Berdasarkan fakta tersebut maka pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 kepada colloseum dibatalkan."

    BNN DKI Jakarta merekomendasikan sanksi terhadap tiga tempat hiburan malam menyusul temuan penyalahgunaan narkoba. "Sejak beberapa pekan lalu surat rekomendasi sudah kami berikan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI," kata Kepala BNNP DKI Brigjen Tagam Sinaga, di Jakarta, Senin 9 Desember 2019.

    Surat rekomendasi tersebut diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk memberikan penindakan terhadap pelaku usaha yang acuh terhadap penyalahgunaan narkoba. BNNP DKI sebelumnya melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta termasuk diskotek Colosseum.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.