BMKG Prediksi Jakarta Kembali Diguyur Hujan Siang Nanti

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan akan kembali mengguyur empat kawasan DKI Jakarta mulai Rabu siang. Hujan deras yang terjadi Selasa kemarin membuat 27 titik genangan banjir di berbagai wilayah Jakarta termasuk Jalan Sudirman, kawasan Senayan hingga Tol Dalam Kota.    

    Kawasan yang diprediksi akan mengalami hujan siang ini adalah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

    BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca potensi hujan disertai kilat dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada sore hari.

    Untuk kawasan Jakarta Pusat, pada pagi akan disambut cuaca berawan tebal, siang hujan lokal, serta malam dan dinihari akan berawan. Diperkirakan wilayah tersebut bersuhu 25 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 80 hingga 95 persen.

    Cuaca Jakarta Utara, pada pagi hingga dini hari akan berawan. Suhu Jakarta Utara diperkirakan 23 hingga 32 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 80 hingga 90 persen.

    Di Jakarta Barat, cuaca pagi akan berawan tebal, siang hujan lokal, malam dan dinihari akan kembali berawan. Suhu wilayah tersebut diperkirakan 23 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkap kelembapan 80 hingga 95 persen.

    Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, cuaca pada pagi akan berawan, siang hujan petir, malam dan dinihari kembali berawan. Diperkirakan dua wilayah tersebut bersuhu diperkirakan 23 hingga 32 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 80 hingga 95 persen.

    BMKG memperkirakan cuaca di Kepulauan Seribu akan diawali hujan ringan, siang hingga dinihari berawan, dengan suhu diperkirakan 26 hingga 30 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 85 hingga 90 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.