Rel Patah Dekat Stasiun UI Sudah Teratasi, KRL Kembali Normal

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang Commuterline memadati Stasiun Depok pasca kejadian kereta anjlok di Kebon Pedes, Jawa Barat, Ahad, 10 Maret 2019. Karena tergulingnya dua gerbong kereta, perjalanan KRL hanya dapata diberangkatkan dari Stasiun Depok. TEMPO/Hilman Fathurrahman Wicaksana

    Penumpang Commuterline memadati Stasiun Depok pasca kejadian kereta anjlok di Kebon Pedes, Jawa Barat, Ahad, 10 Maret 2019. Karena tergulingnya dua gerbong kereta, perjalanan KRL hanya dapata diberangkatkan dari Stasiun Depok. TEMPO/Hilman Fathurrahman Wicaksana

    TEMPO.CO, Depok – PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) menyatakan rel yang patah dekat stasiun UI sudah bisa diatasi sehingga perjalanan commuter line atau KRL kembali normal. VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba memastikan, sejak pukul 09.00 masalah sudah teratasi.

    “Perjalanan KRL lintas Stasiun UI-Stasiun Depok kembali normal, sejak pukul 09.00,” kata VP Corporate Communication PT KCI, Anne Purba dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Rabu 18 Desember 2019.

    Anne mengatakan, perjalanan Commuter Line sebelumnya terhambat rel patah antara Stasiun UI – Stasiun Depok sekitar pukul 05.00.

    “PT KCI memohon maaf atas adanya kendala operasional, Namun demikian, sejak pukul 09.00 kendala tersebut berhasil ditangani petugas dan perjalanan KRL di lintas tersebut dapat berjalan normal sesuai dengan kecepatan yang berlaku,” kata Anne.

    Sementara terkait investigasi penyebab patahan rel, Anne tidak bisa menjelaskan mengingat hal itu merupakan PT. Kereta Api Indonesia (KAI). “Rel di KAI boleh ke sana,” kata Anne.

    Senior Manager Humas PT. KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa belum merespons kejadian rel kereta patah tersebut.

    Sebelumnya, gangguan perjalanan KRL akibat rel patah dekat Stasiun Depok sempat diinformasikan melalui akun twitter @CommuterLine. “Terdapat perbaikan rel antara UI – Depok dan saat ini masih dalam penanganan petugas,” tulis akun tersebut pada pukul 06.25

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.