Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Jaya Terjunkan 8.196 Personel

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah personil Polisi dan anjing pelacak ikuti apel gelar pasukan Operasi Lilin 2017 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun 2018 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, 21 Desember 2017. TEMPO/Subekti.

    Sejumlah personil Polisi dan anjing pelacak ikuti apel gelar pasukan Operasi Lilin 2017 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun 2018 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, 21 Desember 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menerjunkan 8.196 personel keamanan untuk mengamankan jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. Ribuan aparat keamanan itu akan disebar ke ribuan titik di Jakarta. 

    "Mereka akan mengamankan 1.558 gereja dan 1.360 tempat berkumpulnya masyarakat, baik tempat wisata maupun perayaan tahun baru," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 18 Desember 2019. 

    Selain itu, Yusri mengatakan polisi juga akan menyediakan 95 titik pos pengamanan di dalam dan di luar Jakarta. Ada pula 57 gereja yang pengamanannya diprioritaskan karena berdekatan dengan tempat ibadah lain.

    "Kami juga berkoordinasi dengan teman-teman ormas. Salah satunya Banser NU, untuk mengamankan malam Natal," kata Yusri. 

    Ia menjelaskan, selain pengamanan perayaan Natal dan tahun baru, polisi juga akan mengawal pengamanan musim mudik 10 hari, yang akan berlangsung mulai 23 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020. Kepolisian memprediksi arus balik mudik akan mulai terjadi pada 2 Januari 2020. 

    "Jalan tol yang elevated sudah dibuka, itu mudah-mudahan bisa menekan 30 persen kemacetan," kata Yusri. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.