Kepala Desa di Bogor Meninggal Usai Dilantik Bupati

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Bogor Ade Yasin saat melantik 222 kepala desa terpilih di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 18 Desember 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    Bupati Bogor Ade Yasin saat melantik 222 kepala desa terpilih di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 18 Desember 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Bogor - Seorang Kepala Desa di Kabupaten Bogor meninggal tak lama setelah dilantik, Rabu 18 Desember 2019. Dede Iskandar alias Ejel sejatinya menjadi Kepala Desa Sukaraja pasca pemilihan yang baru lalu, awal November.

    Dede dan 221 kepala desa terpilih lainnya menjalani pelantikan di Gedung Tegar Beriman, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor, Rabu siang. Informasi yang dihimpun Tempo, Ejel mengalami serangan jantung dan sudah sempat dilarikan ke RS Azra.

    "Tidak tertolong. Saat ini jenazah sudah di rumah duka," kata Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Bogor, Tini Prihartini.

    Dia mengungkapkan kematian Ejel mengejutkan seluruh rekan sejawat yang sama-sama baru saja menjalani pelantikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin. Seluruh 222 kepala desa terpilih itu terdiri dari 207 laki-laki dan 15 perempuan. Mereka terentang dari usia 26 hingga 71 tahun.

    Saat pelantikan, Bupati Bogor Ade Yasin meminta para kepala desa tidak mengganti perangkat atau operator desa yang sudah mempunyai kapasitas. Sebaliknya, mereka diharuskan mengikuti pelatihan pengembangan kemampuan yang dibiayai APBD. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.