Jasa Marga Umumkan Penurunan Tarif Tol Jagorawi Buat 3 Golongan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan berpelat nomor genap memasuki Gerbang Tol Cibubur 2 saat berlangsungnya uji coba penerapan sistem ganjil genap di Tol Jagorawi, Jakarta Timur, 16 April 2018. Sistem ganjil genap di Tol Jagorawi akan berlangsung dari Senin-Jumat pukul 06.00-09.00 WIB. Tempo/Tony Hartawan

    Sejumlah kendaraan berpelat nomor genap memasuki Gerbang Tol Cibubur 2 saat berlangsungnya uji coba penerapan sistem ganjil genap di Tol Jagorawi, Jakarta Timur, 16 April 2018. Sistem ganjil genap di Tol Jagorawi akan berlangsung dari Senin-Jumat pukul 06.00-09.00 WIB. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga mengumumkan pemberlakukan penyesuaian tarif lintasan Tol Jagorawi sejak 19 Desember dengan besaran kenaikan berdasarkan laju inflasi dalam dua tahun terakhir.

    "Terhitung mulai 11 Desember 2019, penyesuaian tarif Tol Jagorawi dilakukan terhadap lima golongan yang dihitung sesuai inflasi dua tahun terakhir," kata Kepala Divisi Regional Tol JabodetabekJabar, Reza Febriano, di Bekasi, Kamis 19 Desember 2019.
     
    Adapun kenaikan tarif Tol Jagorawi berlaku pada jenis kendaraan Golongan 1 dari semula Rp6.500 menjadi Rp7.000, Golongan 2 dari Rp9.500 menjadi Rp11.500, Golongan 3 dari semula Rp13.000 jadi Rp11.500.
     
    "Untuk Golongan 4 tidak mengalami kenaikan atau tetap Rp16.000," katanya.
     
    Sedangkan tarif kendaraan Golongan 5 dari semula Rp19.500 menjadi Rp16.000.
     
    Dasar dari penyesuaian tarif, kata Reza, adalah hak Badan Pengelola Jalan Tol (BPTJ) berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 yakni BPTJ dapat mengajukan penyesuaian tarif dua tahun sekali dihitung berdasarkan tingkat inflasi.
     
    "Kebetulan selama dua tahun terakhir dihitung ada 6,29 persen inflasi yang terjadi. Jadi penyesuaian ini ditekankan tidak hanya tarif yang naik, tapi juga ada yang turun," katanya.
     
    Adapun tarif Tol Jagorawi yang mengalami penurunan terjadi pada kendaraan non Golongan 1 yaitu Golongan 3, 4, dan 5, yang turun 17,95 persen. "Yang naik hanya Golongan 1 dan 2 berkisar 7,3 persen kenaikannya," katanya.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.