Renovasi, Masjid Istiqlal Tidak Sediakan Parkir Jemaat saat Natal

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat yang tengah direnovasi, Sabtu, 30 November 2019. Ada pagar seng putih khas pembatas pekerjaan fisik atau renovasi. TEMPO/Lani Diana

    Kondisi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat yang tengah direnovasi, Sabtu, 30 November 2019. Ada pagar seng putih khas pembatas pekerjaan fisik atau renovasi. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Masjid Istiqlal untuk tahun 2019 ini tidak menyediakan parkir jemaat Natal di Gereja Katedral Jakarta seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan masih berlangsungnya proses konstruksi renovasi masjid terbesar di Indonesia tersebut.

    "Jadi begini, untuk tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Soalnya tahun ini Istiqlal kan lagi direnovasi, jadi saudara-saudara kita yang Katolik yang ingin ibadah itu gak bisa parkir kendaraan di Istiqlal," kata Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019.

    Abu mengatakan para jemaat gereja untuk tahun 2019 ini tidak bisa masuk ke area parkir dalam kawasan Masjid Istiqlal karena kemungkinan terpakai oleh mobil proyek renovasi.

    "Iya gak bisa masuk ke dalam karena kemungkinan ada mobil proyek. Paling di pinggir-pinggir jalan, hanya itu terbatas karena takut menganggu orang lewat karena sempit," katanya.

    Abu mengatakan pihaknya telah memberitahu pihak Gereja Katedral jauh-jauh hari, termasuk ketika perayaan Sumpah Pemuda di mana mereka membentuk kepanitiaan bersama.

    Kendati demikian, Abu mengatakan pihaknya tetap membantu pengamanan ibadah perayaan natal di Gereja Katedral pada tahun 2019 ini. "Ya itu seperti biasa. Bedanya, kalau dulu kita bantu jagain mobil, nyebrangin. Kalau ini kan agak susah juga karena pintu Istiqlal yang dibuka yang arah Juanda itu," kata Abu.

    Namun, tambah Abu, jika para jemaat ingin memanfaatkan fasilitas masjid, seperti kamar mandi, masih memungkinkan. "Natal itu kan ada beberapa kali kebaktian, yang datang duluan mungkin mau ngaso bisa di Masjid sambil nunggu jam kebaktiannya. Ya InsyaAllah tahun depan sudah kembali normal," ucap Abu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.