Keluar dari RS Jiwa, Perempuan Ini Tewas di Lintasan KRL Angke

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memperbaiki jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) pascakecelakaan KRL di kawasan Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat, Senin. 11 Maret 2019. PT KCI mengupayakan perbaikan LAA serta penggantian tiang pada jalur rel, agar jadwal kereta kembali normal. ANTARA

    Pekerja memperbaiki jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) pascakecelakaan KRL di kawasan Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat, Senin. 11 Maret 2019. PT KCI mengupayakan perbaikan LAA serta penggantian tiang pada jalur rel, agar jadwal kereta kembali normal. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan tewas setelah sengaja menabrakkan diri di perlintasan kereta di kawasan Angke, Tambora, Jakarta Barat. "Itu laka (kecelakaan) tadi orang menabrakkan diri ke kereta. Jadi bisa dibilang bunuh diri," kata Kanit Reskrim Polsek Tambora Ajun Komisaris Polisi Supriyatin di Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019.

    Supriyatin menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, dengan korban yang diketahui berinisial OY, 39 tahun, sengaja menabrakkan diri ke kereta yang tengah melintas. Akibatnya, OY tewas di lokasi kejadian setelah tubuhnya terseret beberapa puluh meter.

    Supriyatin menuturkan, berdasarkan informasi yang diterima, korban baru saja keluar dari rumah sakit jiwa. "Informasinya dia (OY) itu baru pulang dari rumah sakit jiwa. Korban ini kalau dari KTP tinggal di Penjaringan, tapi dia sama ibunya tinggal di dekat Season City," kata Supriyatin.

    Saat ini, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk divisum.

    Kejadian tersebut sempat menjadi viral di media sosial di unggahan akun Instagram @jktinfo berisi informasi terkait kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta. Isi unggahannya sebagai berikut: Kamis (19/12) Kecelakaan di perlintasan stasiun Angke Jakbar pada sore ini. Dari informasi warga yang berada dilokasi, dilaporkan adanya korban 1 orang wanita.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.