Setahun, Baru 17 Apartemen di DKI yang Telah Bentuk P3SRS

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sosialisasi Pergub Rusun oleh Dinas Perumahan dan Permukiman DKI Jakarta di Apartemen Lavande, Sabtu, 16 Maret 2019. TEMPO/Imam Hamdi

    Suasana sosialisasi Pergub Rusun oleh Dinas Perumahan dan Permukiman DKI Jakarta di Apartemen Lavande, Sabtu, 16 Maret 2019. TEMPO/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Perumahan dan Permukiman menyatakan baru 17 apartemen yang sudah memiliki Penghuni Satuan Rumah Susun atau P3SRS sejak satu tahun diberlakukan Peraturan Gubernur Nomor 132 Tahun 2018 tentang pembinaan dan pengelolaan rumah susun milik.

    "P3SRS yang sudah memiliki SK dari gubernur baru 17 apartemen," kata Kepala Bidang Pembinaan, Penertiban dan Peran Serta Masyarakat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti di Balai Kota DKI, Kamis, 18 Desember 2019.

    Meli menyatakan saat ini ada 165 apartemen yang sedang melakukan tahap implementasi pergub tersebut untuk membentuk P3SRS. Ada juga 134 apartemen dan rusun yang akan mengajukan pembentukan P3SRS.

    Menurut Meli, proses implementasi tersebut cukup memakan waktu lama mulai dari sosialisasi, pembentukan panitia hingga P3SRS.

    Selain itu, kata Meli, masih ada beberapa apartemen yang berkonflik terkait pembentukan P3SRS. "Tahapannya panjang yang menolak juga ada. Jadi ini akan terus kami sosialisasikan," ujarnya.

    Meli mengatakan saat ini pemerintah DKI telah merevisi Pergub rusun. Revisi tersebut, kata dia, akan memperjelas pasal-pasal yang multitafsir serta mempertegas sanksi bagi yang melanggar regulasi tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.