Anies Baswedan Mengelak Saat Ditanya Soal Banjir Jakarta, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) berjalan menuju tenda korban rumah ambles di bantaran Kali Ciliwung, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa, 20 November 2018. Pengerukan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan ini. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) berjalan menuju tenda korban rumah ambles di bantaran Kali Ciliwung, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa, 20 November 2018. Pengerukan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan ini. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilih bungkam saat ditanya tentang banjir yang melanda DKI Jakarta Selasa, 17 Desember 2019.

    Gubernur Anies Baswedan bertolak dari Nusa Tenggara Barat Rabu lalu, 18 Desember 2019. Dalam beberapa kali kesempatan wawancara dengan awak media, langsung mengelak dan beranjak pergi ketika ditanya soal banjir Jakarta.

    Contohnya pada Kamis malam, 19 Desember 2019 saat Anies melihat pertunjukan Christmas Carol di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan.

    Kendaraan melintas di samping genangan banjir di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019. Data Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta menyebutkan bahwa tingginya intensitas hujan yang mengguyur beberapa wilayah Jakarta pada Selasa (17/12/2019) menyebabkan sebanyak 19 wilayah di Ibu Kota tergenang banjir. ANTARA/Jaya Kusuma

    Anies Baswedan yang awalnya menjawab doorstop media tentang kegiatan Christmas Carol, kemudian tidak mau menjawab saat ditanya soal banjir.

    "Cukup ya cukup dulu," ujar Gubernur Anies.

    Kemudian, hari ini Jumat, 20 Desember 2019 saat meninjau kesiapan pasokan pangan di gudang Food Station Cipinang Jakarta Timur, Anies juga tidak menjawab pertanyaan wartawan tentang bajir Jakarta.

    Anies lagi-lagi memberikan jawaban yang sama. "Cukup ya," kata Anies untuk mengakhiri tanya jawab dengan awak media.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta sebelumnya mencatat terdapat 27 lokasi genangan imbas hujan selama dua jam, dengan ketinggian 30 sampai 50 cm pada peristiwa banjir Jakarta pada Selasa, 17 Desember 2019.

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan Pemerintah Provinsi bakal menggelar kerja bakti besar bersama seluruh satuan kerja perangkat daerah terkait pada Ahad, 22 Desember 2019 nanti.

    "Minggu besok kami mau kerja bakti besar melibatkan semua komponen kami di provinsi. Pak Gubernur Anies Baswedan juga memonitor. Sasarannya adalah yang menjadi genangan," katanya Rabu, 18 Desember 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.