Mobil Tertabrak Kereta Argo Parahyangan di Bekasi, Tujuh Tewas

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Kepolisian dibantu warga berusaha mengevakuasi mobil yang ringsek usai tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, 23 Oktober 2017. Akibat kecelakaan tersebut satu orang pengemudi mobil meninggal dunia.  Tempo/Bram Selo Agung

    Petugas Kepolisian dibantu warga berusaha mengevakuasi mobil yang ringsek usai tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, 23 Oktober 2017. Akibat kecelakaan tersebut satu orang pengemudi mobil meninggal dunia. Tempo/Bram Selo Agung

    TEMPO.CO, Bekasi - Mobil Daihatsu Sigra B 1778 FZI tertabrak kereta api di perlintasan sebidang, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi pada Sabtu malam, 21 Desember 2019. Tujuh penumpang mobil tewas dalam kejadian itu.

    Data dari polisi, tujuh korban tewas semuanya warga Jalan Arjuna III Nomor 34 RT 07 RW 07 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Korban sudah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi.

    Mereka adalah Watinah, 50 tahun; Santi, (30); Didit (12); Yanto; Bahrudin (51);Syarufudin, (49); dan Yanda, (32).

    Juru bicara Polres Metro Bekasi Ajun Komisaris Sunardi mengatakan peristiwa pukul 22.15 WIB bermula pengemudi mobil sudah diberitahu oleh warga di lokasi, namun tak dihiraukan.

    "Alarm sudah bunyi dan palang kereta posisi sudah ditutup namun terbuka sedikit," kata Sunardi, Minggu, 22 Desember 2019

    Menurut dia, pengemudi mobil tersebut, Bahrudin tetap melaju dari utara ke selatan. Walhasil, mobil tersebut tertabrak oleh kereta api Argo Parahyangan arah dari timur. "Korban arah dari utara menuju ke selatan tertabrak di jalur dua," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.