Tol Jakarta-Cikampek Macet, Jasa Marga Berlakukan Contraflow

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah pada Kamis, 19 Desember 2019, pukul 12.00 WIB. TEMPO/ADI WARSONO

    Lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah pada Kamis, 19 Desember 2019, pukul 12.00 WIB. TEMPO/ADI WARSONO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepadatan arus lalu lintas masih terjadi di Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Tol japek II menjelang Natal dan Tahun Baru pada Minggu siang.

    Kepadatan arus lalu lintas dipicu pertemuan arus antara kendaraan yang melaju dari jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang Jakarta-Cikampek II.

    Pertemuan arus terjadi di Kilometer (KM) 48 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Arus lalu lintas tersendat karena cukup banyak kendaraan yang melintas dari Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang Jakarta-Cikampek II.

    Kepadatan arus sudah terjadi di Kilometer 42 hingga Kilometer 57. Kendaraan yang melintasi jalan tol pada Minggu ini didominasi kendaraan pribadi.

    Dari mulai Kilometer 42 hingga Kilometer 48, pengendara hanya bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan sekitar 20-40 kilometer per jam.

    Selain dipicu penyempitan arus di Kilometer 48, kepadatan juga terjadi akibat terjadinya antrean kendaraan yang akan memasuki rest area Kilometer 47.

    Untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas itu, Jasa Marga memberlakukan arus berlawanan (contraflow) dari KM 47 hingga KM 61 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek sejak Minggu pagi sekitar pukul 08.20 WIB.

    "Hal ini dilakukan atas diskresi aparat Kepolisian," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru di Jakarta, Minggu.

    Saat ini, kondisi lalu lintas (lalin) Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Cikampek terpantau padat di beberapa titik.

    Dwimawan menyebutkan, dengan diberlakukan contraflow diharapkan dapat mencairkan kepadatan yang terjadi di titik pertemuan Jalan Tol Japek Elevated dan Jalan Tol Japek di KM48 dan titik menjelang tempat istirahat (rest area) di KM 50.

    Untuk mendukung kelancaran "contraflow", Jasa Marga menyiagakan petugas dan rambu-rambu.

    Untuk keamanan dan keamanan pengguna jalan terutama yang melintasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, Jasa Marga juga menambah fasilitas seperti Mobile Customer Service (Layanan Jalan Tol) yang dilengkapi dengan BBM dan radiator untuk mengantisipasi kendaraan yang kehabisan bahan bakar.

    Selain itu, Jasa Marga juga menambah jumlah derek khusus untuk untuk jalan tol layang ini, yang semula 4 unit menjadi 6 unit.

    Saat mengalami kejadian darurat di jalan tol, hubungi "one call center" Jasa Marga dimanapun pengguna jalan berada, yaitu 14080.

    Jasa Marga pun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Jakarta-Cikampek dan Tol Layang Japek II untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.