Sistem One Way Berlaku Setiap Hari di Jalur Puncak Selama Libur

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kemacetan masih terjadi di Jalur Puncak pada Minggu, 27 Oktober 2019. Kemacetan tak berhasil diurai menggunakan sistem 2-1 diuji coba hari ini menggantikan buka tutup jalur. TEMPO/M.A MURTADHO

    Kemacetan masih terjadi di Jalur Puncak pada Minggu, 27 Oktober 2019. Kemacetan tak berhasil diurai menggunakan sistem 2-1 diuji coba hari ini menggantikan buka tutup jalur. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Bogor - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor akan memberlakukan sistem satu arah atau one way di jalur Puncak selama libur Natal dan Tahun Baru. Kepala Satlantas Polres Bogor Ajun Komisaris M. Fadli Amri mengatakan akhir pekan lalu merupakan awal dari dimulainya libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

    "Kami telah mempersiapkan pengamanan arus lalin di sepanjang Jalur Puncak di masa liburan saat ini," kata Fadli saat ditemui di pos TMC Gadog, Kabupaten Bogor, Ahad petang, 22 Desember 2019.

    Fadli mengatakan awal musim liburan Natal dan Tahun Baru tahun ini dimulai pada pekan ketiga bulan Desember ini. Waktunya pun bersamaan dengan dimulainya libur semester sekolah.

    Ia menyebut sudah tampak adanya lonjakan kendaraan yang mengarah ke Jalur Puncak. "Hal ini dapat dilihat dari pantauan kendaraan yang keluar dan masuk di gerbang Tol Ciawi," ucap Fadli.

    Dari pantauan Tempo di lapangan, sejak hari Sabtu 21 Desember 2019, Satlantas Polres Bogor memberlakukan one way pada pagi hari sejak pukul 07.30 WIB satu arah dari arah Jakarta menuju Puncak. Lalu pada siangnya sekitar pukul 12.30 WIB proses one way dibalik, yaitu satu arah dari Puncak menuju Jakarta.

    Fadli mengklaim pelaksanaan rekayasa lalin tersebut, terbukti efektif karena sekitar jam 15.30 WIB, jalur Puncak dinormalkan kembali dengan dua arah. "Kami normalkan karena kepadatan kendaraan berkurang," kata dia sambil mengatakan pada hari Ahad lalu, jalur normal sejak pukul 9.30 dan di satu arahkan menuju Jakarta sejak pukul 12.30 hingga 18.30 karena kepadatan kendaraan yang turun.

    Dari data yang diterima polisi, terhitung ada 22.490 kendaraan yang keluar Gerbang Tol Ciawi dari Puncak menuju Jakarta pada Ahad lalu. Sedangkan kendaraan yang masuk dari Jakarta menuju puncak sampai pukul 18.00 WIB,l terhitung ada sekitar 20.711 kendaraan. Sehingga Fadli menyebut akan mensiagakan anggotanya tetap bersiaga di pos masing-masing jaga. "Untuk mengantisipasi kepadatan di jalur puncak," kata dia.

    Selama liburan Natal dan Tahun Baru ini, Fadli mengatakan pihaknya akan melaksanakan rekayasa sistem satu arah karena terbukti masih efektif mengatasi kepadatan jalur puncak. Ia sekaligus menyampaikan kepada warga setempat bahwa pemberlakuan sistem one way akan terus diberlakukan setiap harinya. Namun pembukaan dan penutupan arus, akan disesuaikan dengan kondisi arus di lapangan.

    "Jadi siapapun yang mau ke puncak atau sebaliknya, untuk informasi silahkan akses website atau sosial media TMC polres Bogor," ucap Fadli sambil menyebut hotline Polres Bogor melalui WhatsApp 0812 8858 2462.

    Menurut Fadli, informasi yang masif dilakukan melalui media sosial Polres Bogor terbukti membantu mengurai kepadatan lalu lintas jalur Puncak. Sebab, warga bisa mengatur waktu perjalanannya.

    Fadli juga menyebut pihaknya terus berinovasi dengan membuat rest area titik pending sehingga masyarakat yang terkena penutupan arus jalur Puncak bisa beristirahat dan melakukan aktivitas lainnya seperti beribadah, ke toilet dan charging handphone. "Kami ingin mencoba memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat sesuai arahan Kapolri untuk menjadi polisi yg melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.